PANGKALANKERINCI (pekanbarupos.co) — Di lokasi banjir, Jalan Lintas Timur (Jalintim) Sumtera Kabupaten Pelalawan Riau. Ada truk towing berbayar melayani kendaraan yang ingin selamat dari terjebak banjir.
Namun, di sana ada juga Relawan Rumah Dhu’afa (RRD) Pelalawan yang menyediakan ambulan dan speedboat. Relawan ini melayani puluhan pasien setiap harinya, tanpa tarif alias semuanya gratis. ‘’Hidup untuk membantu bang,’’ucap pimpinan RRD Pelalawan Dedi Azwandi dengan santun kepada media ini, Ahad (28/1/2024).
‘’Satu hari kadang sampai 36 pasien yang kami layani bang,’’imbuh Dedi Azwandi menjelaskan terkadang dalam satu hari pernah menangani sampai 36 warga yang sakit. Mereka mengantar jemput pasien dari Desa Kemang Kecamatan Pangkalan Kuras hingga ke Simpang Kualo Kelurahan Pangkalan Kerinci Kota Kecamatan Pangkalan Kerinci yang terendam banjir dengan tujuan rumah sakit, baik RSUD Selasih, RS Evarina, RS Amelia Medika bahkan sampai ke Pekanbaru.
RRD lanjut Dedi yang bergumul dengan para korban banjir hampir satu bulan terakhir ini memiliki satu unit speedboat kayu dan 3 unit mobil ambulan. ‘’Speedboat ini layaknya ambulan sungai untuk merentas banjir dari Pangkalan Kerinci-Kemang. Sekali trip perjalanan lebih kurang memakan waktu 30 menit. ‘’Artinya kalau PP lebih kurang 1-1 jam setengah bang. Kadang sekali bawa itu beberapa orang pasien,’’ungkapnya.
Lalu, setelah pasien sampai dibibir banjir di Simpang Kualo, tiga unit ambulan sudah siap mengantarkan warga yang sakit dan keluarga ke rumah sakit yang dituju. ‘’Jadi, tergantung pasien mau dibawa ke mana bang, langsung kita bawa, baik rumah sakit di Pangkalan Kerinci maupun ke Pekanbaru,’’bebernya sambil menyebutkan Ahad pagi ambulan menerobos banjir menjemput pasien melahirkan di Desa Kemang dari Kecamatan Kerumutan untuk diantarkan ke RSUD Selasih Pangkalan Kerinci.
Jika menggunakan truk towing warga yang hendak berobat, meski menggunakan ambulan tetap harus merogoh kocek ratusan ribu rupiah hingga Rp 1 juta. Namun, dengan fasilitas armada darat dan sungai yang disediakan RRD warga merasa sangat terbantu.
Bayangkan, sejak banjir menerjang Kabupaten Pelalawan hampir tiga pekan atau lebih sudah berapa banyak warga yang terbantu untuk mencapai tujuan berobat ke rumah sakit di Pangkalan Kerinci hingga ke Pekanbaru.
‘’Dalam dua hari ini kita lihat perkembangan kondisi banjir. Kalau memang kondisi air limpahan PLTA Koto Panjang menambah tinggi debit air, kita tetap antar jemput pasien menggunakan almbulan sungai. Namun, air terus surut akan akan terobos banjir antar pasien di jalan yang banjir itu,’’kata Dedi Azwandi.
RRD Pelalawan beroperasi melayani dan membantu masyarakat dengan gratis lanjut Dedi Azwandi, tak lepas pula dari bantuan dari para muhsinin yang siap membantu dari belakang layar. ‘’Semoga Allah membalas para muhsinin, donatur dengan kebaikan yang banyak untuk mereka,’’harapnya dengan doa sambil membuka kesempatan bagi masyarakat yang ingin berpartipasi membantu masyarakat melalui RRD Pelalawan bisa mengirimkan bantuannya baik langsung ke markaz RRD di Pasar Baru Pangkalan Kerinci maupun transfer ke rekening Yayasan Rumah Relawan Dhuafa BSI (427) 1118570528 dan Bank Mandiri (008) 1080022794953 dengan nomor konfirmasi 085355344040.(amr)
Pekanbaru Pos Riau