
Warga bersama aparat saat mengevakuasi jenazah korban dimangsa buaya.
BATUHAMPAR (pekanbarupos.co) — Seorang petani warga Kepenghuluan Bantaian Baru, Blok A Suwarno (48) yang sebelumnya dimangsa buaya di Sungai Alam SK 6 pada Rabu (15/2) pagi akhirnya ditemukan pada Kamis (16/2) pukul 10:45 WIB dalam kondisi tak lagi bernyawa.
Sejak diketahui korban disambar buaya, tim Basarnas bersama aparat dan dibantu masyarakat tiada hentinya mencari. Bahkan hingga dini hari terus mencari keberadaan jasad korban.
Ratusan masyarakat antusias membantu mencari korban. Saat ditemukan jasad korban tampak utuh, hanya saja ditemukan luka robek bekas gigitan buaya di bagian dada dan tangan.
Dikatakan warga sekitar, lokasi sungai alam itu memang sejak lama dihuni buaya. Sepanjang pencarian, ditemukan tiga ekor buaya. Dua berukuran besar dan satu kecil.
“Di sini banyak buaya nya. Kemarin ada tiga yang muncul. Besar sekali,” kata warga itu.
Camat Batu Hampar Auzar SP menyebutkan, bahwa saat ini pihaknya tengah berada di rumah duka. Korban ditemukan tidak jauh dari lokasi kejadian saat mencari rumput.
Berangkat dari musibah ini, kata Auzar, pihaknya selaku pemerintah kecamatan akan membuat himbauan agar masyarakat tidak lengah lagi atau beraktivitas di sekitar sungai alam tersebut.
“Sebenarnya sudah kami sampaikan. Masyarakat juga sudah tahu di sungai alam itu ada buayanya, tapi masyarakat kita berujar bahwa kita tidak mengganggu dia dan buaya pun tidak mengganggu, sehingga dianggap sudah hal yang biasa,” ungkapnya.
Camat bersyukur, seluruh elemen masyarakat dengan kekompakan terus mencari korban hingga larut malam. “Upika, masyarakat dan kemarin sore BPBD kemudian hari ini tim Basarnas. Alhamdulillah korban ditemukan,” pungkasnya. (iin)
Berita lengkapnya baca harian Pekanbaru Pos, Posmetro Rohil dan Posmetro Indragiri edisi Jumat (17/2).
Pekanbaru Pos Riau