Senin , 7 September 2026

Pensiunan Guru Ini Ungkap Soal Kisah Pilu Pegawai di Era Sekarang

KUANSING (pekanbarupos.co)- Setiap kampanye, Pasangan Calon Adam-Sutoyo selalu memberikan ruang kepada masyarakat atau tokoh masyarakat untuk menyampaikan keluh kesah dan aspirasinya secara langsung.

Sehingga bisa menjadi bahan masukan dan evaluasi untuk kebaikan Kuansing ke depan.

Seperti yang diungkapkan Elpi Absar SPd. Beliau merupakan ASN atau Pegawai Negeri Sipil dari kalangan guru yang baru beberapa hari pensiun.

Dengan lantang, ia mengisahkan perihnya menjadi ASN di era kepemimpinan daerah sekarang saat kampanye terbatas di Lapangan Sepakbola Desa Kasang Lubukjambi, Kuantan Mudik, Senin (28/10/2024).

Ia pun bercerita, bahwa ia merupakan mantan pegawai atau PNS. Ironisnya, beberapa bulan belakangan ini PNS selalu ditekan. Selain itu penghasilan pun hanya sedikit, gaji sudah tergadai di bank.

Menurutnya, hampir seluruh pegawai atau sekira 92 persen ASN gajinya sudah terhutang di bank. Sehingga gaji yang diterima sudah tidak utuh lagi, karena sudah dipotong bank.

“Ada yang hanya menerima Rp200, Rp300 hingga Rp400 ribu perbulan. Yang diharap oleh pegawai itu adalah TPP (tambahan penghasilan pegawai). Itu pun kena potong pula,” sebutnya.

Namun dalam perjalanannya beberapa tahun belakangan ini, diungkapnya, ternyata dipotong oleh orang yang tak bertanggung jawab.

“La tibo TPP la bapotong duo lo (dapat TPP ternyata dipotong dua,red). Dan untuk siapa, tak obe kami ro (tidak tahu kami,red). Kalau untuk masjid joleh, untuk jalur joleh. Ini tak obe ro kami. Poniang pagawai kini ro,” ucapnya dengan loga Lubukjambinya.

“Ayo marilah kita sama-sama berjuang untuk memenangkan Ayo di Pilkada 2024. Insya Allah Paslon AYo menang,” ajak Pensiunan ASN itu.

Sementara Calon Bupati Kuansing nomor urut 2, Dr Adam SH MH menyambut baik keluh kesah pensiunan ASN guru tersebut. Namun Adam nenegaskan, kalau pihaknya berkomitmen tidak akan memotong apa yang menjadi hak warganya.

“Baik itu sebagai ASN, sebagai P3K, sebagai honorer, sebagai kepala desa dan perangkat, sebagai BPD dan anggota. Dan juga sebagai garim, sebagai guru Surau dan Imam. Termasuk juga guru MDA,” ditegaskan Adam.

“Justru, kami memiliki program untuk peningkatan hajat hidup mereka semua. Dan seluruh masyarakat Kuansing. Itu! Insya Allah diridhoiNya. Aamiin,” lanjut Adam.(cil)

About Syaifullah Syaifullah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *