Sabtu , 29 Agustus 2026

Ratusan Siswa SMAN 1 Pinggir Berkunjung ke Desa Balai Pungut

Tanamkan Budaya Seni Dan Cinta Terhadap Lingkungan

Penampilan persembahan kesenian tari siswa SMAN 1 Pinggir di Desa Balai Pungut dan foto bersama. Mat

PINGGIR (pekanbarupos.co) — Tanamkan Budaya Seni dan cinta terhadap lingkungan. Ratusan siswa SMA Negeri 1 Pinggir Berkunjung ke Desa Balai Pungut, Kecamatan Pinggir, Bengkalis, Senin (20/2) pagi sampai selesai.

Kedatangan ratusan siswa ini langsung di sambut oleh Kepala Desa Balai Pungut, Muhammad Asisi SH dan perangkat desa. Dalam sambutan, M Asisi mengucapkan ribuan terima kasih kepada kepala SMAN 1 Pinggir yang telah membawa ratusan siswa berkunjung ke desa. Tentunya hal ini menjadi suatu kebanggaan pemerintah desa dan masyarakat. Adapun tujuan ratusan siswa/siswi SMA datang ke sini yang tak lain tak bukan adalah untuk melakukan proses belajar kesenian tarian massal.

M Asisi sedikit bercerita bahwa sebelum menjadi kepala desa Balai Pungut, ternyata dirinya merupakan salah satu tambahan siswa dari SMAN 1 Pinggir. Bahwa dulu sewaktu masih jadi siswa, dirinya juga termasuk siswa yang bandel sehingga orang tua dan abang-abang saya di panggil ke sekolah. Namun berselang jalannya waktu, tak di sangka-sangka ia terpilih menjadi kepala desa, ucapnya kepada seluruh ratusan siswa dan pada guru yang hadir.

Kepala SMAN 1 Pinggir, Sundakir SE menyampaikan bahwa kehadiran ratusan siswa/siswi ke desa ini dengan tujuan sebagai salah satu prosesi pembelajaran kurikulum baru yakni Kurikulum Merdeka. Jadi di dalam kurikulum ini terdapat mata pelajaran kearifan lokal seperti Seni Budaya, Geografi. Melalui Seni Budaya inilah kita ajak siswa untuk melaksanakan tarian massal di tepian Sungai Mandau, Desa Balai Pungut.

Dijelaskannya kembali bahwa Selian menampilkan kesenian ini, tentunya siswa nanti di minta untuk membuat sejenis tulisan artikel. Misalnya tentang asal usul Sungai Mandau dan sebagainya. Mudah-mudahan kegiatan yang sudah dilakukan tersebut bisa bermanfaat bagi pemerintah desa, khususnya terhadap masyarakat setempat, harap Sundakir. (mat)

Berita lengkapnya baca harian Pekanbaru Pos edisi Kamis (23/2).

About Linda Agustini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *