Kamis , 16 April 2026

Pasca OTT, Pj Walikota Langsung Diganti, Rahman Hadi : Jadikan Pelajaran, Agar Tidak Terulang Kembali!

PEKANBARU (pekanbarupos.co) – Pasca terjadi Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap Penjabat (Pj) Walikota Pekanbaru Risnandar Mahiwa dengan sejumlah pejabat di lingkungan Pemerintah Kota Pekanbaru oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Senin (2/12) malam. Pemerintah provinsi (Pemprov) Riau langsung ganti Pj Walikota Pekanbaru.

Informasi tersebut disampaikan oleh oleh Pj Sekdaprov Riau, Taufik OH, Selasa (3/12) di Pekanbaru. Dikatakannya, jika penggantian tersebut, merupakan arahan kementerian dalam negeri menindaklanjuti aturan agar tidak terjadi kekosongan pada kepala daerah.

Sedangkan siapa pejabatnya, ia belum bisa memastikan, namun pejabatnya kemungkinan merupakan pejabat eselon II lingkungan Pemprov Riau.

“Arahannya diminta langsung tunjuk oleh Pj Gubri, tapi kita belum tau siapa pejabatnya. Termasuk pelantikannya kita juga menunggu arahan dari Ok Gubri yang bisa jadi hari ini,” kata Taufik OH

Sementara Pj Gubernur Riau, Rahman Hadi menegaskan, agar kejadian ini menjadi pelajaran dan tidak terulang lagi pada lingkungan pemerintahan Pemko Pekanbaru. Terkait tindakan hukum, ia menyerahkan pada pihak terkait yang berwenang dalam permasalahan tersebut.

“Yang pasti saat ini, kita menjadikan semua ini pelajaran agar tidak terulang kembali dan menyerahkan prosesnya pada aparat penegak hukum,” tegasnya.

Untuk pengganti Pj Walikota, Rahman Hadi mengakui sudah mendapat arahan dari pemerintah pusat. Hal itu guna segera mengisi kekosongan jabatan kepala daerah agar roda pemerintahan tidak terganggu.

Sesuai informasi Pejabat yang terjaring OTT KPK ini terdiri dari Pj Walikota, Risnandar Mahiwa, Sekdako Pekanbaru, Indra Pomi, Kabag Umum Pemko, dan pengusaha, serta barang bukti berupa uang sebesar Rp3 Miliar, dalam bentuk dolar dan rupiah.(dre)

About Syaifullah Syaifullah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *