Jumat , 1 Mei 2026
Foto Ppco : Kadis DKPP Rohil, Aldi SIP, Camat Kubu, Kapolsek Kubu, Datuk Pengulu Teluk Piyai dan Babinsa saat melakukan panen raya padi di atas lahan seluas 40 hektar milik Kelompok Tani Harapan Jaya YWPA.

Sukses Edukasi Petani, Kadis DKPP Rohil Panen Raya Padi di Kubu

KUBU (pekanbarupos.co) – Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP), Kabupaten Rokan Hilir melakukan panen raya padi di Kelompok Tani Harapan Jaya, Yayasan Wakaf Pesantren Alquran, Kepenghuluan Teluk Piyai, Kecamatan Kubu, Kabupaten Rokan Hilir, Provinsi Riau, Selasa (18/2/2025) sekitar pukul 09.00 WIB.

Panan raya padi yang dilaksanakan di atas lahan seluas 40 hektar ini, turut dihadiri Kadis DKPP Rohil, Aldi SIP, Camat Kubu, Dr.Syafrizal SAg.MIS, Kapolsek Kubu, Iptu Kodam F Sidabutar SH.MH, Kepala BPP Kubu, Abdul Muis, ketua Kelompok Tani Harapan Jaya YWPA, Ahmad Dian Husien M.Pdi, perwakilan Danramil 04 Kubu.

Para Babinsa, Bhabinkamtibmas, para Datuk dan Datin Penghulu serta anggota kelompok tani Harapan Jaya YWPA, tampak juga hadir para ketua Gapoktan di Kecamatan Kubu dan PPL.

Selain melakukan panen raya padi, Kadis DKPP Rohil juga memberikan bantuan alat pertanian kepada petani berupa bantuan alat semprot yang diterima ketua kelompok Tani Harapan Jaya YWPA, Ahmad Dian Husien, M.PdI.

Kepala Dinas DKPP Rohil, Aldi, SIP mengatakan, ia secara langsung memenuhi undangan kelompok Tani Harapan Jaya YWPA untuk panen raya padi di atas lahan seluas 40 hektar.

“Alhamdulillah hari ini (Selasa red) kami menghadiri undangan kelompok t
tani Harapan Jaya untuk panen raya padi di atas lahan seluas 40 hektar, mudah-mudahan bisa kita gesa lagi untuk gerakan tanam sehingga berdampak positif dan bernilai ekonomis bagi petani,” ujarnya.

Selama musim tanam, para petani yang tergabung di dalam kelompok tani Harapan Jaya YWPA banyak menemukan berbagai kendala terutama dari serangan hama tikus, naiknya air pasang dari laut ke areal pertanian.

“Ini menjadi PR kita bersama, semua keluhan para petani ini kita tampung dan nantinya akan diteruskan ke-kementrian, selaku pembina teknis persoalan petani menjadi target kita kedepannya, tergantung dari ketersediaan anggaran serta penyelesaian Survey Investasi Desain (SID) Kementrian Pertanian,” ujarnya.

Menurut Kadis, pihaknya terus memberikan semangat dan edukasi kepada semua petani padi yang ada di Kabupaten Rokan Hilir sehingga di tahun 2025 ini, dinas DKPP Rohil berhasil melakukan panen raya di beberapa wilayah Kecamatan di Rokan Hilir.

“Meskipun tahun 2024 lalu banyak ditemukan berbagai kendala, mulai dari perubahan cuaca, karena kondisi darurat, iklim, tapi di tahun 2025 ini bisa kita buktikan bahwa kita bisa panen raya dan surplus bagi petani,” ujarnya.

Camat Kubu, Dr. Syafrizal SAg.MIS menghimbau kepada semua petani di Kecamatan Kubu, agar tidak lagi mengalih fungsikan lahan untuk tanam-tanam keras berupa tanam kebun sawit.

“Dulu luas areal pertanian di Kecamatan Kubu mencapai ribuan hektar, sekarang hanya tinggal sekitar 400-an hektar, meski tidak seluas dulu lagi, setidaknya areal pertanian ini harus bertambah lagi dari yang ada saat ini,” ujarnya.

Disamping itu, Camat juga mengimbau kepada petani padi dan masyarakat agar terus menggalakkan sembada pangan di Kecamatan Kubu, baik dari tanaman padi maupun ancaman hortikultura. “Kita kepada petani, selesai panen padi, langsung berlanjut tanaman hortikultura,” ujarnya.

Terpisah ketua kelompok Tani Harapan Jaya YWPA, Ahmad Dian Husien M.Pdi mengatakan, tanah kelompok tani Harapan Jaya seluas 40 hektar merupakan infak masyarakat.

“Kemudian pertanian ini terlaksanakan sehingga bisa di panen raya pada hari ini, berkat kegigihan dan keseriusan masyarakat dengan menggunakan modal swadaya semua,” ujarnya.

Akan tetapi, yang menjadi kendala bagi petani, sulitnya bagi petani dalam pengendalian hama dan masuknya air asin saat naik pasang dari laut.

“Areal pertanian ini hanya jarak 200 sampai 300 meter ke sungai, kalau sudah air pasang, air asin naik ke areal pertanian, ini yang menjadi kendala bagi petani, kami berharap melalui hadirnya kadis DKPP Rohil bisa menjadi solusi bagi kami petani yang ada di Kepenghuluan Teluk Piyai,” harapnya.

Hal senada juga di sampaikan Datuk Penghulu Teluk Piyai, Hariyo Wibowo, atas memberikan apresiasi kepada masyarakat-nya yang masih berkomitmen dalam mempertahankan pertanian padi di Kepenghuluan Teluk Piyai .

“Apalagi kita ketahui, program pak Presiden Republik Indonesia saat ini sangat menggencarkan tentang ketahanan pangan, kedepannya dunia pertanian di Kepenghuluan Teluk Piyai harus lebih kita tingkatkan lagi,” pungkasnya. (Zul)

About Jun

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *