BAGANSIAPIAPI (pekanbarupos.co) – Mencekam, di malam penghujung Ramadhan 1446 Hijriah meninggalkan duka mendalam. Amarah membara menyelimuti kalangan masyarakat.
Dua orang dinyatakan tewas dan satu orang kritis akibat ditikam seorang penjaga gerbang tempat hiburan Karaoke See You Bagansiapiapi, Sabtu (29/3/25) sekira pukul 21.00 WIB.
Korban tewas Diketahui berinisial RT dan LC alias Gepeng. Diketahui satu diantara korban yang tewas adalah anggota polisi yang bertugas di Polsek Sinaboi, Polres Rokan Hilir. Sementara DB kritis dan masih dirawat di RSUD DR Pratomo Bagansiapiapi.
Kejadian bermula ketika ketiga korban hendak berkunjung ke Karaoke See You sekira pukul 21.00 WIB. Sesampainya di pos pintu masuk Karaoke See You, Jalan Utama, Kelurahan Bagan Barat Kecamatan Bangko ketiganya terlibat cekcok dengan penjaga gerbang yang diketahui bernama Marselinus Kuku.
Adapun kronologi kejadian, sebelumnya sekira pukul 18.00 WIB, saksi bernama Sayuti bersama dengan para korban sedang duduk di kedai tuak pak Tampubolon di Jalan Danau Biru Kepenghuluan Bagan Jawa Pesisir.
Kemudian sekira pukul 18.10 WIB. Sayuti bersama dengan rekannya Bripka Ali Asman Daulay (anggota Polsek Sinaboi) meninggalkan para korban menuju Karaoke See You di Komplek Perumahan Walet Ahe.
Lalu, sekira pukul 20.30 WIB, saksi lainnya yaitu Lili yang dibonceng oleh Bripka Lestari Candra dan korban lainnya meninggalkan kedai tuak Tampubolon menuju Karaoke See You.
Sesampainya di pintu gerbang komplek perumahan walet Ahe yang satu komplek dengan Karaoke See You. Saat melewati gerbang, Lili sempat menyapa penjaga gerbang yang merupakan pelaku Marselinus Kuku.
Selanjutnya Lili yang dibonceng oleh Bripka Candra Lestari memarkir kendaraan di Blok B parkiran karaoke See You, kemudian didatangi oleh pelaku dan pelaku mengatakan apakah tidak bisa pelan-pelan membawa sepeda motor. Diduga karena sepeda motor yang dikendarai oleh korban Rinto memakai knalpot brong (modifikasi).
Mendengar pernyataan pelaku tersebut, antara para korban dan pelaku sempat terjadi perkelahian, namun akhirnya berhenti karena dilerai oleh Lili.
Selanjutnya Lili duduk diparkiran menunggu Bripka Candra Lestari dan Dedi Botot menjumpai pelaku di pos penjagaan pintu masuk komplek.
Sambil menunggu di parkiran, Lili mendapat kabar dari orang yang tidak diketahui namanya menyatakan bahwa Bripka Candra Lestari, Dedi Botot dan Rinto cekcok dengan pelaku hingga terjadilah perkelahian dan penikaman terhadap korban.
Melihat pertikaian itu, korban yang jatuh akibat ditikam langsung dilarikan ke RSUD DR Pratomo Bagansiapiapi, belum sampai di rumah sakit kedua korban meninggal dunia karena kehabisan darah.
Korban Bripka Lestari Candra meninggal dunia dengan luka tusuk di dada sebelah kanan dan korban Rinto tewas dengan luka tusuk di bagian ulu hati sedangkan korban Dedi Botot masih sadar dengan luka tusuk di bagian punggung bawah.
Untuk menghindari amukan massa, pelaku diamankan di Polsek Bangko untuk proses penyelidikan lebih lanjut. Sementara itu, masyarakat yang geram langsung merangsek masuk ke lokasi karaoke dan merusak segala properti yang ada, bahkan nyaris membakar tempat karaoke tersebut. Beruntung segera dicegah petugas kepolisian yang langsung mendinginkan situasi. (iin)
Pekanbaru Pos Riau