
PEKANBARU (pekanbarupos.co) – Dalam menangani masalah sampah, Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru kedepan akan meningkatkan semangat gotong royong dan kepedulian masyarakat terhadap kebersihan.
Hal itu sejak pengelolaan sampah diambil alih Pemko setelah putus kontrak dengan PT Ella Pratama Perkasa (EPP) beberapa waktu lalu. Untuk memastikan pelayanan pengangkutan sampah tetap berjalan Pemko Pekanbaru juga melibatkan Lembaga Pengelola Sampah (LPS) yang akan mengkoordinir di setiap kelurahan maupun kecamatan.
Wakil Walikota Pekanbaru, Markarius Anwar mengakui, jika untuk pengelolaan sampah ini masih ada sedikit kendala, diantaranya terkait armada. Di mana kebutuhan armada mencapai sebanyak 105 unit.
Sedangkan Pemko Pekanbaru hanya memiliki 45 unit armada yang berasal dari berbagai organisasi perangkat daerah (OPD).
“Karena itu, Pemko Pekanbaru minta kerjasama masyarakat melalui Goro serta melibatkan Lembaga Pengelola Sampah (LPS),” katanya.
Markarius menjelaskan, saat ini, sudah ada 33 LPS yang memiliki izin operasional. yang lain masih dalam proses mengajukan izin serta administrasi armada yang harus layak untuk mengantisipasi permasalahan pengangkutan sampah kedepan. Termasuk status kendaraan seperti kontrak resmi.
“Yang penting identitas kendaraan sebagai milik LPS jelas, misalnya dengan pemasangan stiker khusus. Mulai sekarang, pengangkutan sampah ditangani oleh Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK), dibantu oleh LPS,” katanya.
Di şisi lain, untuk permasalahan sampah ini Pemko Pekanbaru juga bekerjasama dengan berbagai instansi penegak hukum dan elemen masyarakat lainnya dalam pengawasan. Di mana Pemko Pekanbaru juga membuat penegasan akan menindak tegas masyarakat yang membuang sampah sembarangan.
Hal itu diungkapkan Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Setdako Pekanbaru Masykur Tarmizi, jika penegasan tersebut sebagai wujud kepedulian serta mewujudkan kota Pekanbaru bersih dari tumpukan sampah.
“Pemko terus menghimbau masyarakat untuk tidak membuang sampah disembarang. Jika kedapatan akan di tindak sesuai dengan aturan yang berlaku. Hal itu juga sesuai penegasan yang telah dilakukan sebelumnya,” katanya.
Untuk permasalahan sampah ini, Pekanbaru termasuk kondisi sedikit krusial saat ini. Maka itu, dihimbau pada masyarakat untuk saling kerjasama mulai dari lingkungan sendiri. Sesuai arahan Walikota Pekanbaru untuk membuat Pekanbaru ini l tetap bersih.
“Mari kita bersama-sama menjaga kebersihan dari sampah ini. Karena kebersihan ini juga untuk kita semua dan kita kita,” tutupnya.(dre)
Pekanbaru Pos Riau