BAGANSIAPIAPI (pekanbarupos.co) – Tim Penggerak PKK Kabupaten Rokan Hilir menggelar kegiatan Advokasi dan Sosialisasi Imunisasi Nasional untuk penurunan angka Zero Dose di Bagansiapiapi Kecamatan Bangko Kabupaten Rokan Hilir, Sabtu (19/7/2025). Sosialisasi itu digelar untuk memastikan sekaligus mengajak masyarakat untuk melakukan imunisasi terhadap anaknya.
Dalam sosialisasi itu, TP PKK Rohil menghadirkan dua Narasumber yakni dr. Irwansyah yang merupakan Dokter Spesialis Anak dan Ners. Afridah yang merupakan Kepala Dinas Kesehatan Rokan Hilir.
Dalam penyampaiannya dr Irwansyah, S.Pa menyebutkan betapa pentingnya imunisasi sejak dini terhadap anak yang mampu mencegah penyakit polio, Campak Rubela, Pertusis, Difteri, Hepatitits B hingga kanker serviks.
Selain itu dengan imunisasi tubuh manusia juga dapat terlindungi dari serangan bakteri atau virus dengan penyakit tertentu, mencegah penyakit menular serta meningkatkan kekebalan tubuh terhadap penyakit tertentu.
Sementara itu Ners. Afridah, S.Kep dalam pemaparannya menyampaikan bahwa saat ini masih ditemukan zero dose ditengah masyarakat dipicu beberapa faktor diantaranya kurangnya mengetahui bahaya penyakit dan manfaat imunisasi, pengaruh keluarga besar, takut pada suntikan, dukungan sosial pemimpin masyarakat yang kurang serta hoax yang beredar di masyarakat.
Untuk capaian imunisasi lengkap Kabupeten Rokan Hilir tahun 2024 dengan capaian IDL 73,29 persen dengan target 100 persen sementara pada tahun 2025 hingga bulan Mei dengan capaian IDL 18,44 persen dengan target 33,3 persen.
Kabupaten Rokan Hilir menjadi salah satu wilayah tertinggi yang ditemukan zero dose di provinsi Riau dengan jumlah hampir 11 ribu. Berbagai upaya telah dilakukan untuk menurunkan angka Zero Dose tersebut diantaranya dengan melibatkan lintas sektoral, memberikan job desk kepada setiap petugas serta melakukan monev perminggu untuk wilayah lokus.
TP PKK Rohil bersama pemerintah daerah akan terus bersinergi untuk menekan dan mengintervensi zero dose di Kabupaten Rokan Hilir sesuai dengan target yang telah ditetapkan oleh Pemerintah Pusat.(Adi)
Pekanbaru Pos Riau