PANIPAHAN (pekanbarupos.co) – Sempat viral, perampokan pakai senjata tajam yang sempat menghentikan warga di Jalan Berdikari, RT 02, RW 10, Kepenghuluan Panipahan, Kecamatan Pasir Limau Kapas, Selasa (30/9/2025) malam ternyata rekayasa.
Dalam pemberitaan sebelumnya dan sempat viral di media Sosial Facebook (FB) korban di todong menggunakan senjata tajam dan kerugian korban bernama Nopita mencapai Rp 1 Milir terdiri dari uang ratusan juta, emas batangan delapan batang dan perhiasan empat piring untuk pernikahan anak korban ternyata tidak benar.
Kejadian perampokan rekayasa tersebut sempat mengundang perhatian publik dan menghebohkan masyarakat khususnya masyarakat yang di kota Terapung Panipahan.
Kapolsek Panipahan, Iptu Yopi Ferdian kepada Wartawan Pekanbarupos.co/ Posmetro Rohil, Kamis (2/10/2025) mengatakan, tidak benar adanya perampokan di wilayah hukum Polsek Panipahan yang mengunakan senjata tajam dan yang benar adalah rekayasa.
“Maaf brother kemarin sibuk wa tertimpa, lagi kerja dilapangan, situasi terbaru rekayasa,” ujarnya.
Lanjut Kapolsek, dalam satu rumah tersebut ada dua keluarga, kerugian korban dalam kejadian itu hanya Rp 340.000.000 (tiga ratus empat puluh juta rupiah). “Kerugian hanya Rp 340 juta, tapi sudah dipulangkan pelaku sebagian,” pungkasnya. (Zul)
Pekanbaru Pos Riau