Rabu , 15 April 2026

17 Pecandu Sabu Dibekuk Sekaligus, Dua Bandar Masih Diburu

BENGKALIS (pekanbarupos.co) – Area yang selama ini dijuluki warga sebagai “Jalan Neraka” di Desa Muara Basung, Kecamatan Pinggir, akhirnya dibersihkan total oleh aparat. Tim Opsnal Polsek Pinggir Polres Bengkalis melancarkan operasi penggerebekan masif yang berhasil mengamankan 17 orang sekaligus yang sedang asyik mengonsumsi barang haram jenis sabu-sabu.

Aksi blitzkrieg yang memukau ini digelar pada Sabtu, 11 April 2026. Lokasi yang dikenal sebagai sarang maksiat dan pusat transaksi narkoba ini diserbu secara mendadak, membuat para pelaku panik dan berusaha lari tunggang langgang. Namun, kepiawaian petugas membuat mereka tak berkutik dan berhasil diringkus satu per satu.

Kapolres Bengkalis AKBP Fahrian Saleh Siregar, melalui Kapolsek Pinggir AKP Agung Rama Setiawan, mengungkapkan bahwa operasi ini merupakan jawaban atas keluhan masyarakat yang sudah terlalu lama resah dan terganggu.

“Masyarakat sudah tidak tahan dengan aktivitas mencurigakan di sana. Kami terima laporan, langsung kami tindak tegas. Saat digerebek, mereka sempat berusaha kabur, namun berkat kerja cepat tim, total 17 orang berhasil kami amankan,” tegas Kapolsek dengan nada keras.

Dari lokasi kejadian, petugas berhasil menyita barang bukti yang tak terbantahkan, Kaca pirek berisi sisa sabu dengan berat kotor sekitar 1,44 gram, Berbagai alat hisap atau bong yang siap pakai.

Hasil tes urin yang dilakukan terhadap seluruh orang yang diamankan memunculkan fakta yang sangat mengejutkan. Dari 17 orang tersebut, Seluruhnya dinyatakan POSITIF mengandung zat Amphetamine. Ini membuktikan bahwa lokasi tersebut memang dijadikan markas besar untuk berpesta narkoba.

Dalam pengakuan para tersangka, mereka mengaku mendapatkan pasokan barang haram tersebut dari dua bandar utama yang berinisial Ldan G.

Mengetahui hal tersebut, pihak kepolisian langsung memburu kedua dalang ini. Saat ini berinisial L dan G sudah masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) dan terus diburu tanpa ampun oleh tim penyidik.

Kapolres Bengkalis AKBP Fahrian Saleh Siregar menegaskan bahwa penangkapan 17 orang ini bukanlah akhir, melainkan awal dari pembersihan total.

“Ini adalah bukti nyata komitmen kami mendukung program P4GN. Kami tidak akan memberi celah sedikitpun bagi peredaran narkoba. Kalau ‘anak buahnya’ sudah kami tangkap, sekarang bandar utamanya yang akan kami kejar. Jaringan ini akan kami hancurkan sampai ke akar-akarnya!” seru Kapolres dengan tegas.

Pihak kepolisian juga kembali mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tidak tinggal diam dan menjadi mata serta telinga dalam perang melawan narkoba.

“Jika melihat aktivitas mencurigakan atau sarang narkoba, segera laporkan! Hubungi Call Center 110 atau layanan WhatsApp resmi Kapolres Bengkalis. Jangan takut, identitas pelapor kami jamin kerahasiaannya. Bersama kita bersihkan Bengkalis dari narkoba!” tutupnya.

Saat ini seluruh tersangka sudah diamankan di Mapolsek Pinggir menunggu proses hukum yang berat, sementara perburuan terhadap bandar besar terus berlanjut.(Mil)

About Jun

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *