Minggu , 26 April 2026

Pemprov dan Polda Riau Deklarasi Perang Melawan Narkoba, Satgas Anti Narkoba Resmi Dibentuk

PEKANBARU (pekanbarupos.co) – Pemerintah Provinsi Riau bersama jajaran kepolisian dan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) menggelar Apel Kesiapan Satuan Tugas (Satgas) Anti Narkoba di Lapangan Apel Gubernur Riau, Jalan Jenderal Sudirman, Kota Pekanbaru, Sabtu (25/4/2026).

Apel tersebut dipimpin langsung oleh Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau SF. Harianto dan didampingi Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan, unsur TNI-Polri, Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Gerakan Nasional Anti Narkotika (DPP GRANAT) adalah Prof. Dr. H.KRH. Henry Yosodiningrat, S.H., M.H.

Kegiatan diawali dengan pemasangan rompi Satgas dan deklarasi komitmen bersama memerangi narkoba.

Apel ini menjadi penanda resmi kesiapan Satgas Anti Narkoba Provinsi Riau dalam menjalankan tugas pemberantasan narkotika secara terintegrasi, mulai dari upaya pencegahan hingga penegakan hukum.

Selain Plt Gubernur Riau dan Kapolda Riau, kegiatan ini melibatkan unsur TNI, Polri, Forkopimda, Badan Narkotika Nasional, DPP Granat, DPD Granat Riau dan Kabupaten/Kota, perwakilan masyarakat, hingga komunitas seperti pelajar, pelaku usaha, dan pengemudi ojek online.

Plt Gubernur Riau SF. Harianto menegaskan bahwa kejahatan narkotika di Riau sudah masuk kategori serius karena melibatkan jaringan lintas negara.

Oleh sebab itu, diperlukan langkah konkret dan kolaboratif untuk menyelamatkan masyarakat, khususnya generasi muda.

“Ini sudah luar biasa, kejahatan narkotika terjadi lintas negara. Kita berharap Satgas ini mampu menjalankan tugas dan menyelamatkan masyarakat Riau,” ujar Harianto.

Sementara itu, Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan menjelaskan bahwa pemberantasan narkoba tidak bisa dilakukan secara parsial, melainkan harus melalui kerja bersama seluruh elemen.

Ia menyebut Satgas akan membentuk posko terpadu yang mengoordinasikan berbagai langkah, mulai dari edukasi, pencegahan (preemtif dan preventif), hingga penindakan hukum.

“Ini adalah orkestrasi bersama. Kita libatkan dunia pendidikan, komunitas masyarakat, pelaku usaha, hingga seluruh elemen untuk bergerak serentak,” jelasnya.

Selain itu, program strategis juga disiapkan seperti pembentukan Kampung Bersih Narkoba (Bersinar), penguatan edukasi di sekolah, hingga pelibatan masyarakat sebagai duta anti narkoba.

Kapolda juga menyinggung peristiwa narkoba di wilayah pesisir sebagai “wake up call” bagi semua pihak agar lebih serius dalam memerangi peredaran narkotika.

Melalui apel ini, Pemprov Riau bersama Polda Riau menegaskan komitmen kuat untuk memerangi narkoba secara masif dan berkelanjutan.

Kolaborasi lintas sektor diharapkan mampu menekan angka penyalahgunaan narkotika serta melindungi generasi muda dari ancaman yang semakin kompleks.(fiq)

About Syaifullah Syaifullah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *