PANGKALANKERINCI(pekanbarupos.co)-Langit siang itu mungkin biasa. Namun bagi para orang tua yang duduk menatap anak-anak mereka di halaman SMAN 2 Pangkalan Kerinci, hari itu adalah pertemuan antara harapan, doa, dan perjalanan panjang yang penuh perjuangan.
Satu per satu siswa kelas XII berdiri mengenakan seragam terbaiknya. Di wajah mereka ada senyum, tetapi juga tersimpan rasa haru. Sebab setelah hari itu, langkah hidup akan membawa mereka ke jalan yang berbeda-beda.
Di hadapan majelis guru, para wali murid, dan ratusan siswa, Ketua Komite sekolah yang juga anggota DPRD Kabupaten Pelalawan, H Junaidi Purba, ST, M.Si menyampaikan pesan yang sederhana, namun begitu menyentuh hati.
Ia berpesan agar para siswa menjadi anak yang saleh, berbudi pekerti baik, dan terus merajut cita-cita setinggi mungkin.
Menurutnya, kehidupan tidak selalu berjalan sesuai keinginan. Akan ada masa ketika harapan tidak sejalan dengan kenyataan. Namun di situlah seseorang diuji agar tidak mudah patah semangat.
“Hormati dan patuhlah kepada orang tua. Karena merekalah yang paling menginginkan kesuksesan anak-anaknya,” pesannya di hadapan para siswa, Senin (4/5/2026).
Kalimat itu membuat sebagian orang tua tampak menundukkan kepala. Sebab di balik keberhasilan anak-anak menyelesaikan pendidikan, ada peluh yang diam-diam jatuh setiap hari. Ada doa yang tidak pernah putus selepas sujud. Ada perjuangan yang mungkin tidak pernah diceritakan.
Mewakili seluruh wali murid, Ketua Komite yang akrab disapa Bang Gope juga menyampaikan terima kasih kepada kepala sekolah dan seluruh guru yang telah memberikan pendidikan, nasihat, serta tunjuk ajar kepada anak-anak selama menempuh pendidikan di sekolah tersebut.
“Apresiasi yang tinggi kepada seluruh majlis guru atas usaha dalam membimbing anak-anak semua dengan segala permasalahan hingga anak-anak bisa menuntaskan pendidikan dijenjang ini. Hanya Allah lah yang akan membalas semua kebaikannya,” ungkapnya sambil mengucapkan terima kasih kepada para orang tua wali yang juga telah berkerjasama untuk kepentingan pendidikan anak-anak.
Sementara itu, Kepala SMAN 2 Pangkalan Kerinci, Misnarti, S. Pd, MM dalam sambutannya turut menyampaikan permohonan maaf kepada siswa maupun para orang tua apabila selama proses pendidikan terdapat sikap atau tindakan yang menyinggung perasaan, termasuk ketika sekolah harus bersikap tegas dalam mendisiplinkan siswa.
Dengan suara penuh harap, ia juga berpesan agar para siswa terus mengejar cita-cita setinggi-tingginya dan tidak berhenti belajar demi masa depan yang lebih baik.
Acara perpisahan itu juga dirangkai dengan penyerahan sertifikat penghargaan kepada siswa-siswi berprestasi, baik di bidang akademik maupun non akademik.
Tepuk tangan panjang berkali-kali terdengar, bukan hanya sebagai bentuk apresiasi, tetapi juga sebagai tanda bangga atas perjuangan anak-anak yang telah sampai di titik ini.(amr)
Pekanbaru Pos Riau