Sabtu , 23 Mei 2026

Prihatin dengan Kondisi Stadion Utama Riau, SF Haryanto Akan Lakukan Perbaikan Menyeluruh

OkPEKANBARU (pekanbarupos.co) – Miliki sejarah dan kebanggaan Riau, Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau, SF Hariyanto targetkan Stadion Utama Riau kembali bangkit dan menjadi pusat olahraga termegah di Pulau Sumatera, layaknya Stadion Gelora Bung Karno (GBK) di Jakarta.

Hal itu ditegaskan SF Hariyanto saat meninjau langsung kondisi Stadion Utama Riau di Jalan Naga Sakti, Pekanbaru, Jumat (22/5/2026).

Ia mengaku sangat prihatin melihat kondisi stadion yang dulunya menjadi kebanggaan masyarakat Riau saat perhelatan PON XVIII Tahun 2012, namun kini tampak terbengkalai dan tidak terawat.

Kerusakan terlihat hampir di berbagai sudut kawasan stadion. Mulai dari akses jalan yang rusak, jembatan yang memprihatinkan, hingga hilangnya kabel dan tiang listrik.

Kawasan stadion pun kini dipenuhi semak belukar.

“Kita sangat prihatin melihat kondisi stadion saat ini. Ini aset besar dan bersejarah bagi masyarakat Riau. Jangan sampai dibiarkan rusak dan kehilangan marwahnya,” kata SF Haryanto.

SF Hariyanto langsung menginstruksikan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) serta Dinas PUPR-PKPP Riau untuk segera melakukan pembenahan menyeluruh terhadap kawasan stadion.

Tak sekadar renovasi fisik, Pemprov Riau juga menyiapkan konsep pengembangan stadion sebagai pusat olahraga modern sekaligus kawasan wisata sejarah olahraga.

Salah satu langkah yang akan diwujudkan adalah pembangunan Museum PON Riau di dalam area stadion.

Museum tersebut nantinya akan menampilkan sejarah pembangunan Stadion Utama Riau, dokumentasi pelaksanaan PON XVIII Tahun 2012, hingga berbagai prestasi yang berhasil diraih kontingen Riau pada ajang nasional tersebut.

“Kita ingin stadion ini tetap hidup dan dikenang masyarakat. Akan ada museum PON agar generasi muda tahu sejarah kejayaan olahraga Riau,” katanya.

Selain itu, kawasan stadion juga akan dipagari dan dijaga ketat untuk mencegah pencurian fasilitas yang selama ini kerap terjadi.

SF Hariyanto bahkan menegaskan, pengelolaan stadion nantinya akan dibuat menyerupai konsep pengamanan Stadion Gelora Bung Karno.

“Nanti kita pagar seluruh kawasan dan tempatkan petugas keamanan. Kita ingin stadion ini menjadi kebanggaan masyarakat seperti GBK,” tegasnya.

Untuk menghidupkan kembali aktivitas di kawasan stadion, Pemprov Riau juga akan memindahkan kantor Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Riau beserta 64 cabang olahraga (Cabor) ke area basement stadion.

Menurut SF Hariyanto, basement stadion memiliki banyak ruangan yang selama ini belum dimanfaatkan maksimal.

Seluruh ruangan tersebut nantinya akan direnovasi dan disesuaikan untuk kebutuhan masing-masing cabang olahraga.

“Kalau semua aktivitas olahraga dipusatkan di sini, stadion akan hidup dari pagi sampai malam.

Kawasan ini juga akan lebih aman karena selalu ramai aktivitas,” jelasnya.

Ia berharap, revitalisasi Stadion Utama Riau tidak hanya mengembalikan kejayaan olahraga daerah, tetapi juga mampu mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui berbagai event olahraga, hiburan, hingga kegiatan berskala nasional.

“Kalau sudah ramai kegiatan, tentu ada pemasukan untuk daerah. Stadion ini harus menjadi aset produktif, bukan lagi bangunan terbengkalai,” tuturnya.(dre)

About Syaifullah Syaifullah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *