PEKANBARU (pekanbarupos.co) – Krisis iklim dan ancaman kerusakan lingkungan menjadi sorotan anak muda Riau saat memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026.
Melalui aksi kampanye publik di Car Free Day (CFD) Pekanbaru, mereka menyerukan keadilan iklim dan perlindungan lingkungan demi masa depan generasi mendatang.
Kampanye yang mengusung tema “Inspired by Nature, for Climate, for Our Future” selama dua hari tersebut di taja oleh WALHI Riau bersama Komunitas Sahabat Keadilan Antar Generasi (SELARAS)
Dengan agenda lokakarya pembuatan zine, pemutaran film dokumenter Menolak Punah, diskusi lingkungan, hingga aksi publik di depan Kantor Gubernur Riau, Minggu (7/6/2026).
Kampanye juga melibatkan mahasiswa, komunitas lingkungan, pegiat media kampus, dan masyarakat umum, aksi ini menegaskan bahwa krisis iklim bukan lagi ancaman masa depan, melainkan persoalan yang sudah dirasakan masyarakat saat ini.
“Sebagai generasi muda, kami menuntut pemerintah dan para pengambil kebijakan lebih serius menyelesaikan persoalan lingkungan dan krisis iklim yang semakin mengkhawatirkan,” tegas penanggung jawab kegiatan, Muhammad Hamonangan.
Berbagai poster dan mural bernuansa lingkungan menghiasi lokasi aksi.
Salah satu pesan yang paling menarik perhatian berbunyi, “Tidak Ada Masa Depan Tanpa Keadilan Antar Generasi.”
Melalui kotak aspirasi anonim, warga yang hadir di CFD juga menyampaikan keresahan terhadap suhu Pekanbaru yang kian panas, ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla), hingga trauma kabut asap yang berulang.
Amanda Qhurvi dari SELARAS mengatakan dampak perubahan iklim kini semakin nyata, mulai dari meningkatnya risiko banjir, karhutla, hingga suhu udara yang terus naik.
Kekhawatiran tersebut bukan tanpa alasan. Data BMKG mencatat pada awal Juni 2026 terdapat 206 titik panas di Riau, menjadikan provinsi ini salah satu wilayah dengan jumlah hotspot tertinggi di Sumatera.
Melalui kampanye ini, WALHI Riau dan SELARAS berharap semakin banyak generasi muda terlibat dalam gerakan penyelamatan lingkungan serta mendorong lahirnya kebijakan yang berpihak pada keadilan iklim dan keberlanjutan masa depan.(dre)
Pekanbaru Pos Riau