Sabtu , 10 Oktober 2026
Kepala Sekolah SMPN 2 Kubu, Suparno SPd dan majlis guru mengambil momen poto bersama dengan siswa kelas IX yang baru diselesaikan.

Penuh Haru, SMPN 2 Kubu Lepas 105 Orang Siswa

KUBU (pekanbarupos.co) — Dikemas melalui acara perpisahan, SMPN 2 Kubu, Kabupaten Rokan Hilir, Provinsi Riau lepas 105 orang siswa kelas IX angkatan XVII tahun pelajaran 2022-2023, Selasa (30/5/2023) sekitar pukul 08.00 WIB di halaman SMPN 2 Kubu.

Sebelum acara perpisahan, 105 orang SMPN 2 Kubu terlebih dahulu mengikuti Ujian Assesmeat Sumatif Ujian Sekolah (ASUS) dan pengumuman kelulusan siswa dilaksanakan pada tanggal 8 Juni 2023 mendatang.

Momen bersejarah bagi siswa kelas IX ini, SMPN 2 Kubu menampilkan berbagai pertunjukan tari kreasi siswa hingga pencak silat dihadapan tamu undangan. Susana semangkin seru, suksesnya penampilan siswa dengan tarian Nusantara hingga berbagai pertunjukan lainya membuat suasana semangkin meriah.

Dalam kesempatan itu juga diberikan piagam penghargaan kepada dua orang guru teladan dan dua orang siswa prestasi.

Turut hadir, selain ketua komite dan majlis guru, tampak juga hadir Camat Kubu, Drs. Syafrizal SAg.MIS, korwil Pendidikan Kubu, Syafarisna SPd.MM, pengawas SMP, H.Aminudin SPd.MPd, Penghulu Sungai Segajah Makmur, Dwi Rimawan, Penghulu Sungai Segajah Jaya, Burhan, para kepala sekolah dari berbagai jenjang SD, SMP dan SMA.

Wali murid kelas IX, tokoh agama dan tokoh masyarakat serta tamu undangan lain-nya ikut menyaksikan acara tersebut.

Kepala SMPN 2 Kubu, Suparno SPd mengatakan, terlaksananya acara perpisahan tersebut berkat dukungan para majlis guru dan partisipasi wali murid kelas IX.

“Selamat dan tahniah kami ucapkan kepada siswa IX, ini bukan akhir dari pendidikan bagi siswa kami, melainkan pendidikan tingkat SMP baru dasar. Dari itu lanjutkan pendikan ke jenjang lebih tinggi,” ujarnya.

Lanjut Kasek, SMP 2 Kubu meiliki 30 orang tenaga pendidik, sekolah yang ia pimpin berdiri tahun 2003-2004 hingga saat ini sudah berusia 20 tahun, saat itu rombel baru ada 3 RKB dan gedung kantor dibangun Pemkab Rohil di pimpin Nurzaman, kemudian digantikan H.Baharudin SPd selama 12 tahun.

“Ini lah pohon-pohong yang ada dizaman kepemimpinan H.Baharudin, kemudian membangun Musola secara swadaya, melalui infak Jumat 1000 rupiah dengan ukuran 8 x 8 Meter,” ujarnya.

Diuraikan kasek, prestasi yang pernah diraih SMPN 2 Kubu mendapat predikat sekolah Adiwiyata Kabupaten dan Provinsi Riau, kemudian setelah itu dijabat oleh H.Syamsudin, lalu mengikuti adiwiyata tingkat nasional namun gagal karena wabah Covid-19.

“Kepala sekolah generasi ketiga itu. H.M.Syamsudin SPd, dari H. Syamsudin tunjuk ajar banyak didapat, dizaman beliau kita membangun lokal swadaya, dan ruangan kantor kurikulum serta ruang kantor OSIS,” ujarnya.

Tambah Kasek lagi, dizaman H.Syamsudin SMPN 2 Kubu pernah mendapat rehab sekolah dari dana APBD Pusat pada anggaran tahun 2019 lalu.

“Kemudian pada tahun 2022 saya dipercayakan masyarakat dan pemerintah daerah memimpin SMPN 2 Kubu hingga saat ini tahun 2023,”akunya.

Dizaman kepemimpinannya sendiri, SMPN 2 Kubu terus semangkin membaik, dengan bekerjasama majlis guru dan ketua komite, berbagai program demi kemajuan sekolah terus digagas.

“Saat ini kita tengah membangun pagar sekolah melalui dana swadaya, karena pembangunan pagar sangat dipandang perlu sekali demi kenyaman siswa selama proses belajar mengajar disekolah,” ujarnya.

Mewakili majlis guru, ia menyampaikan permohon maafan kepada wali murid kelas IX selama tiga tahun anak anak mereka didik di SMPN 2 Kubu jika terdapat ketidak puasan dan atau tidak sesuai harapan.

“Tiga tahun lalu anak bapak diantarkan kesekolah SMPN 2 Kubu untuk menuntut ilmu, hari ini tiba saatnya anak bapak kami serahkan kembali, kami mohon maaf jika selama mendidik siswa kami terdapat kekurangan atau tidaj sesuai harapan, namun kami sudah berusaha memberikan yang terbaik baik siswa dan siswi kami,” ujarnya.

Sementara itu Camat Kubu, Dr.Syafrizal SAg.MIS meminta kepada orang tua agar melanjutkan pendidikan anak-anak mereka ke jenjang lebih tinggi.

“Saat ini tidak sulit lagi, jangan ada alasan hingga menelantarkan pendidikan anak, selagi ada kemajuan, pasti ada jalan, lanjut pendidikan anak-anak kita, baik ke SMA, MA dan SMK terserah mau melanjutkan pendidikan kemana, yang penting lanjutkan pendidikan,” pintanya.

Camat mengingatkan siswa, agar tidak melakukan coret-coret baju dan ugal-ugalan dijalan. Masih kata camat, ia meminta kepada 105 orang siswa yang ditammatkan sebagai estafet bangsa agar tetap semangat dan fokus belajar demi mewujudkan cita-cita.

“Jangan kalian risau nak soal biaya, Rezki kalian sudah ada, tugas kalian bulatkan tekat dan fokus belajar, lanjutkan pendikan ke jenjang lebih tinggi, kemajuan zaman ini kita dituntut tetang pendidikan, tammat SMP belum ada apa-apanya, nanti jadi ketua RT saja harus tammat SMA, dari itu tetap semangat dan lanjutkan pendidikan,” pungkasnya. (zul)

Berita lengkapnya baca harian Posmetro Rohil edisi Rabu (31/5).

About Linda Agustini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *