Jumat , 12 Juni 2026

Wujud Syukur Hasil Bumi, Masyarakat  Suka Maju Gelar Sedekah Bumi

Penghulu ” Kita semua asalnya dari bumi  dan akan kembali kebumi”

BAGAN BATU- Sebagai bentuk rasa syukur kepada Allah SWT yang sudah memberikan tempat tinggal dengan segala rejeki hasil bumi untuk kelangsungan hidup, Pemerintah Kepenghuluan Suka Maju dan Masyarakat menggelar Sedekah bumi. Sabtu 31/12/22.

Acara Sedekah Bumi ini digelar dilapangan olahraga Suka Maju Kecamatan Bagan Sinembah yang dihadiri Penghulu Suka Maju H.Tamrin beserta perangkat,Babinsa, Bhabinkamtibmas,BPKep, tokoh agama, tokoh masyarakat  dan elemen masyarakat mulai anak hingga ibu- ibu.

Penghulu Suka Maju H.Tamrin dalam kesempatan itu menyampaikan bahwa Sedekah Bumi ini merupakan tradisi orang jawa sebagai bentuk rasa syukur kepada Allah SWT yang telah memberikan tempat tinggal dengan segala rejeki yang melimpah ruah.

” Sedekah bumi ini memiliki makna dan arti yang dalam jika kita mengerti dan diresapi,” Kata Penghulu H.Tamrin.

Lebih lanjut Penghulu memaparkan sejarah Kepenghuluan suka maju ini adalah  merupakan daerah transmigrasi yang berdiri sejak tahun 1987 dengan mayoritas penduduknya adalah suku  jawa sehinggga masyarakat  banyak mengerti dengan adat istiadat orang jawa seperti sedekah bumi ini.

” Maka patut kita syukuri  hidup di Suka Maju ini dahulunya kita belum punya apa- apa namun sekarang sudah banyak yang makmur dan sejahtera,” Ujar Penghulu H.Tamrin lagi.

Disampaikan Penghulu H.Tamrin bahwa manusia berasal dari bumi dan pada akhirnya akan kembali ke Bumi, untuk itu beliau mengajak seluruh masyarakat untuk selalu bersyukur dan menjaga lingkungan dengan baik.

” Mari kita jaga kampung ini dengan baik, jaga kerukunan, kebersamaan dan kekompakan semoga Suka Maju ini bertambah maju, makmur dan sejahtera,” Ajak Penghulu H.Tamrin.

Ketua Panitia Sedekah Bumi yang juga selaku sesepuh  di Suka Maju Atmo Wiyono dalam sambutannya   mengatakan Maksud dan tujuan sedekah bumi adalah untuk menghormati dan mengingat adat istiadat atas rejeki hasil bumi untuk kelangsungan hidup.

” Bumi ini harus kita hormati dan adat istiadat jangan dilupakan. Karena kita dan semua yang tumbuh  ini asalnya dari bumi dan akan kembali kebumi,” Kata Atmo

Dengan adanya sedekah Bumi ini lanjut  Atmo masyarakat dan segala yang hidup di bumi khususnya di Suka Maju diharapkan dapat berdampingan dengan baik jauh dari  bencana maupun musibah.

” Untuk itu kami pesan kepada para generasi penerus jangan melupakan adat istiadat sedekah bumi ini, lakukan terus kedepannya,” Pesan Atmo Wiyono.

Pantauan Posmetro Rohil dilokasi, Sedekah Bumi ini pertama kali dilakukan oleh masyarakat Suka Maju dan masyarakat tampak antusias mengikutinya. Adapun rangkaian acara sedekah bumi diawali dengan pemotongan satu ekor sapi dan kambing serta puluhan ekor ayam.

Selanjutnya masyarakat melakukan doa dan makan bersama serta membawa smua hasil bumi baik dari sektor pertanian maupun perkebunan seperti  kelapa sawit, Ubi, singkong, Pisang, tebu,kelapa, pepaya,kacang tanah, cabai,tomat,  dan semua komoditi dan buah- buahan lainnya.( Met).

About Linda Agustini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *