
INHU (pekanbarupos.co) Dalam sejarah, Rengat menjadi Ibu kota Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), Riau, pernah berjaya diwarnai dengan peninggalan replika istana disana.
Namun, sayang kini di negri bersejarah itu kini ternodai oleh perjudian jenis Sie jie atau togel yang semakin berkembang.
Seperti dikatakan Andi, warga Kecamatan Sebrida, jenis togel di kampungnya tampak subur di beberapa lokasi warung remang-remang begitu pula di sekitar lingkungan pasar Soegih, Belilas.
“Disini para pengepul atau bandar tak lagi segan-segan melakukan proses perjudian jenis togel, mereka merekap nomor setiap hari dari pembeli lalu di setorkan ke pengepul yang selanjutnya disetor ke bandar besar lainnya,” ungkap Andi, Senin (9/1) pekan kemarin.
Katanya perjudian jenis togel sendiri sudah pernah tutup karena isu Konsorsium namun sayang penutupan itu hanya bersifat sementara. “Sempat tutup kini kembali buka,” sesalnya.
Di Kecamatan Batang Cenaku, maraknya Judi Togel telah meresahkan karena praktek perjudian sudah berlangsung sejak 5 hingga 6 bulan terakhir dan kian marak.
“Praktek haram itu terkesan berlangsung secara terang-terangan di daerah eks-transmigrasi tersebut. Tidak hanya dilakukan kaum usia lanjut, judi togel juga sudah merambah pada kalangan muda, dan bahkan remaja,” ungkap sumber enggan ditulis nama.
Katanya bandar yang mengatur judi togel di Kecamatan Batang Cenaku diatur seorang koordinator lapangan bermarga Gultom bahkan ksemua daerah bekerja sama dengan seorang residivis 303, bermarga Nadapdap.
Dikuatirkan Judi tidak hanya sebatas penyakit masyarakat, melainkan cikal bakal akan tingginya tingkat kriminalitas di suatu daerah.
Sebab jika praktek perjudian di sebuah daerah marak, maka bisa dipastikan tingkat kejahatan akan ikut meningkat di daerah itu. Dalam sehari, para bandar togel itu mengikuti tiga putaran. Yakni SGP pukul 17.45, Judi Togel Sydney 13.50 dan Hongkong diputar pukul 23.00 Wib.
Terpisah Kasubsi Humas Polres Inhu, Aipda Misran mengatakan, pihaknya selalu berkomitmen dalam memberantas penyakit masyarat (Pekat). “Belum lama ini kita juga menangkap beberapa pelaku yang berkaitan ilegal terkhususnya judi jenis togel ini,” jawabnya.
Namun demikian Polisi Inhu tetap membuka diri menerima segala macam bentuk laporan dari masyarakat terutama tindak pidana yang dapat merugikan masyarakat luas. (san).
Pekanbaru Pos Riau