Kamis , 16 April 2026

Gubri Buka MTQ Pondok Quran Majidiyah Bagan Batu V

Ribuan Masyarakat Antusias Mengikuti Pembukaan MTQ

Gubernur Riau Drs H Syamsuar MSI saat membuka secara resmi Majidiyah Tilawatil Quran ke V antar pelajar se-Sumatera Bagian Utara. met

BAGANBATU (pekanbarupos.co) —  Gubernur Riau Drs H.Syamsuar MSI resmi membuka Majidiyah Tilawatil Quran ( MTQ) Pondok Quran Almajidiyah Bagan Batu ke V tahun 20223/1444H pada Selasa (21/2/2023) malam.

Meski disambut rintikan air hujan , namun tidak menyurutkan semangat pembukaan MTQ tersebut bahkan antusias ribuan masyarakat dan perserta MTQ tetap bertahan dilapangan hijau untuk menyaksikan pembukaan MTQ.

Pembukaan MTQ tersebut tampak  Pendiri Pondok Alquran Almajidiyah Bagan Batu H.M.Bachid Majid, Ketua Yayasan H.M.Hendra Gunawan SH, Sekretaris Yayasan Ustadz Zuhri dan pengawas Yayasan  dr.Purwati. Acara juga dihadiri Asisten II Rohil Rahmatul Zamri S.Sos, Kakanwil Kemenag Riau Drs.Mahyudin MH, Kakanwil kemenag Rohil, Upika Bagan Sinembah, KUA Bagan Sinembah dan tamu undangan lainya.

Bupati Rokan Hilir, Afrizal Sintong yang diwakili Asisten Bidang Perekenomian Setdakab Rohil Rahmatul Zamri S.Sos dalam sambutannya menyampaikan permohonan maaf karena bupati tidak bisa hadir.

Tidak panjang lebar, Rahmatul Zamri berharap kegiatan yang ditaja kedepannya bisa lebih berkembang maju. Ia yakin Pondok Al Quran Almajidiyah yang didirikan H. Bachid Majid bisa mewujudkan visinya  bahkan peserta kegiatan bisa diikuti se Sumatera.

Sebelum dibuka, Gubernur Riau Syamsuar mengapresiasi kegiatan dalam rangka hari jadi Pondok Al Quran Almajidiyah tersebut.

Pemerintah Provinsi Riau, kata Syamsuar, juga hadir berupaya menjaga dan memasyarakatkan Al-Quran dengan alokasi dana yang besar. Dimana pada 2019 diawal kepemimpinannya mengucurkan dana Bankeu ke desa, dimana bantuan keuangan itu dialokasikan untuk para guru Tahfiz di setiap desa se Provinsi Riau.

“Kalau seandainya ada 50 orang saja setiap desa, yang bisa menghafal Al-Quran, Insyaallah 50 kali 1500 (saja), tidak kurang dari 50.000 hamba Allah, generasi muda di Riau ini yang hafal Al-Qur’an,” sebut Syamsuar.

Syamsuar juga menyebut sejak Lima tahun terakhir ini, pada awal kepemimpinannya di Riau hanya 276 ponpes dan saat ini bertambah menjadi 432 pondok pesantren.

Dengan perkembangan dan kemajuan pondok pesantren dan meningkatkan kualitas hafiz Qur’an, gubernur mengatakan bahwa pemerintah provinsi bersama para ulama membentuk lembaga pendidikan sebagai pusat kajian Al-Quran yakni Majelis yang dimaksud adalah Majelis Al-Quran Riau (Maqari).

“Maqori ini dibuat dari nama Al-Qur’an Center yang ada di Madinah, Maqori Quraniyah Madinah. Kami juga berkunjung ke situ, dimana disitu banyak melahirkan para penghafal Al-Qur’an dari seluruh dunia yang mendapatkan sanad Al-Qur’an dari syekh-syekh di Madinah,” terang Syamsuar.

Program Maqori merupakan program dan upaya pemerintah provinsi Riau yang melahirkan generasi muda penghafal Al-Qur’an yang berwawasan kebangsaan. Dimana peserta angkatan pertama terdiri dari 20 orang penghafal Al-Qur’an 30 Juzz.(met)

Berita lengkapnya baca harian Posmetro Rohil edisi Kamis (23/2).

 

About Linda Agustini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *