Launching Pulau Deras Jadi Desa Binaan

Ketua IDI Wilayah Riau dr Zul Asdi mengukuhkan kepengurusan IDI Cabang Kuantan Singingi, Rabu (22/2) di Pendopo Rumdis Bupati.
KUANSING (pekanbarupos.co) — dr Fahdiansyah SpOG dikukuhkan kembali untuk kedua kalinya memimpin Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Kuantan Singingi masa bakti 2022-2025, di Pendopo Rumah Dinas Bupati, Rabu (22/2).
Pengukuhan pengurus IDI Cabang Kuantan Singingi dilakukan oleh Ketua IDI Wilayah Riau dr Zul Asdi SpB MKes.
Hadir Plt Bupati Kuansing Suhardiman Amby, Kapolres Kuansing AKBP Rendra Oktha Dinata, Kajari Kuansing, anggota DPRD Riau Warwan Yohanis maupun undangan lainnya.
Sebelumnya, dr Fahdiansyah ini kembali terpilih secara aklamasi pada Musyawarah Cabang (Muscab) IDI Kuantan Singingi beberapa waktu lalu.
Pada kesempatan itu, Ketua IDI Wilayah Riau dr Zul Asdi mengucapkan terimakasih atas dukungan Pemerintah Kabupaten Kuansing terhadap keberadaan IDI setempat.
“IDI Siap mendukung program-program pemerintah khususnya di bidang kesehatan,” katanya.
Sementara Plt Bupati Kuansing Suhardiman Amby pada kesempatan itu, mengucapkan selamat kepada pengurus IDI Cabang Kuantan Singingi 2022-2025 yang dilantik.
Pemkab Kuansing berharap keberadaan IDI di daerah ini dapat meningkatkan pelayanan kesehatan secara prima terhadap masyarakat tanpa mengenal lelah atas pengabdiannya.
“Kita ingin RSUD, Puskesmas, dan klinik memberikan pelayanan secara baik, cepat dan profesional,” katanya.
Kemudian kerjasama yang telah terjalin baik dengan pemerintah dan pihak lainnya agar dapat terus dipertahankan oleh IDI Cabang Kuantan Singingi.
“Ini kali pertama dokter punya desa binaan yakni Pulau Deras. Mereka akan membina masyarakatnya, kesehatannya hingga gizinya. Ini terobosan baru yang sangat bagus,” katanya.
Sementara Ketua IDI Cabang Kuantan Singingi dr Fahdiansyah SpOG, saat ini anggota IDI Cabang Kuantan Singingi yang telah terdaftar mencapai ratusan orang dokter.
Meski begitu itu, kata dr Ukup-sapaan dr Fahdiansyah-tantangan kedepan dokter adalah peningkatan mutu dan kualitas pelayanan, dan profesionalisme serta pengembangan profesi untuk pendidikan lanjutan para dokter.
“Maka tema kita kali ini meningkatkan eksistensi dan profesionalisme dokter dalam pelayanan kesehatan,” katanya.
dr Ukup pun mengaku siap bersinergi dengan pemerintah daerah, yakni mendukung program-program yang dicanangkan pemerintah. “IDI prinsipnya konsisten yakni bersinergi dengan pemerintah,” tegasnya.(cil)
Berita lengkapnya baca harian Pekanbaru Pos edisi Jumat (24/2).
Pekanbaru Pos Riau