
Kepala Dinas Kopdagrin Kuansing Mardansyah.
KUANSING (pekanbarupos.co)–Sebanyak 4.602 pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Kuansing Singingi mendapat bantuan langsung tunai langsung (BLT).
“Bantuan langsung tunai bagi pelaku UMKM ini sisa penyaluran pada tahun 2022 lalu,” kata Kepala Dinas Kopdagrin Kuansing Mardansyah kepada wartawan belum lama ini.
Masih kata Mardansyah, data tersebut diberikan pemerintah provinsi (Pemprov) melalui dinas terkait yakni Dinas Kopindagrin Riau sebanyak 4.602 pelaku usaha.
“Data disampaikan oleh provinsi ke kita sebanyak 4.602 pelaku usaha,” katanya.
Nantinya, lanjut Mardansyah, ribuan pelaku usaha itu diverifikasi ulang secara berjenjang. Mulai dari desa, kecamatan hingga kabupaten.
“Verifikasinya mulai dari tingkat bawah yakni desa atau kelurahan sampai ke kabupaten,” katanya.
Ketika ditanya apakah jumlah pelaku usaha tersebut masih bisa berkurang, jawab Mardansyah, tentu semuanya tergantung verifikasi yang dilakukan di lapangan. Pasalnya, dalam verifikasi itu akan dicocokan kembali dengan data sebelumnya.
“Termasuk akan ditinjau kembali, apakah kegiatannya masih ada atau tidak,” ungkapnya.
Kemudian hasil verifikasi tersebut, katanya, akan kembali disampaikan ke Dinas Kopindagrin Provinsi Riau. Sementara untuk penyalurannya, menunggu instruksi dari Pemprov Riau.
“Untuk tindak lanjutnya, seperti penyaluran, kita menunggu dari provinsi Riau,” ungkapnya (cil)
Pekanbaru Pos Riau