
Daftar penumpang kapal.
INHIL (pekanbarupos.co) — Speadboad pembawa 71 penumpang terbalik, Indragiri Hilir (Inhil) berduka. Dilaporkan puluhan nyawa melayang di Perairan Sungai Tawar, Kateman. Kapolres Inhil respon cepat dan bertolak ke tempat kejadian perkara (TKP).
Hingga malam ini Kapolres Inhil AKBP Norhayat bersama jajaran, Basarnas dan masyarakat masih terus melakukan pencarian korban penumpang Speedboat (SB) Evelyn Calisca 01 yang masih hilang sejak insiden.

Petugas saat mengeluarkan penumpang yang terjebak’dalam kapal.
Kapolres Inhil AKBP Norhayat mengatakan, pada pagi hari tadi Speedboat Evelyn Calisca 01 bertolak dari pelabuhan Pelindo Tembilahan menuju Tanjung Pinang Kepulauan Riau.
Mendapat laporan adanya kecelakaan laut, Kapolres Inhil langsung bertolak menuju tempat kejadian perkara (TKP).

“Beberapa penumpang sudah dievakuasi di RSUD Raja Musa Kecamatan Kateman. Saat ini kami masih sedang melakukan pencarian terhadap korban lainnya,” kata Kapolres Inhil AKBP Norhayat lewat seluler Pekanbaru Pos, Kamis (27/4/23) malam.
Orang nomor satu dijajaran Mapolres Inhil itu juga berharap seluruh penumpang Speedboat Evelyn Calisca 01 segera ditemukan.
Laporan sementara yang diterima Polres Inhil, insiden terjadi disebabkan musibah kecelakaan yang mengakibatkan Speedboat terbalik setelah 4 jam bertolak dari pelabuhan Pelindo Tembilahan.
“Speed boat mengalami kecelakaan hingga terbalik di perairan Air Tawar Kecamatan Kateman perbatasan dengan Pulau Burung,” urai Kapolres setelah menabrak tunggul Nipah yang mengapung dibawa arus.

Kata Kapolres, sekitar pukul 17:30 tadi Speedboat Evelyn Calisca 01 sudah ditarik pakai kapal masyarakat setempat menuju Pelabuhan Sungai Guntung untuk mempermudah pencarian korban penumpang speed boat.
Sedangkan penyebab dan kronologis kecelakaan masih dalam penyelidikan. “Saat ini kami masih fokus pada penyelamatan dan pencarian para korban,” sambungnya.
Belum diketahui jumlah pasti penumpang meninggal dunia diantaranya anak-anak, balita dan dewasa.
Dalam peristiwa ini, Kapolres menegaskan pentingnya sinergi regulator, operator dan pengguna jasa dalam mewujudkan keselamatan pelayaran.
“Kami minta dukungan dari operator dalam hal ini pemilik kapal dan Nakhoda untuk juga mengutamakan keselamatan pelayaran agar kejadian serupa tidak terjadi lagi di masa yang akan datang,” harapnya.
Diketahui Speedboat Evelyn Calisca 01 dari Pelabuhan Pelindo Tembilahan bertolak menuju Tanjung Pinang Kepulauan Riau namun naas, Kamis (27/4/23) sekitar pukul 13:40 di perairan Air Tawar perbatasan Kecamatan Kateman dan Pulau Burung, Inhil, Speadboad mengalami kecelakaan.
Kronologis kejadian Kamis tanggal 27 April 2023 sekitar pukul 10.10 Wib Kapal berangkat dari Pelabuhan Pelindo Tembilahan dengan Penumpang sekitar 61 orang termasuk anak2 yang di nahkodai Sdr. Saran dan 5 ABK dengan Tujuan Tanjung Pinang dan akan singgah di Sungai Guntung untuk mengambil penumpang.
Sekitar pukul 12.30 Wib Kapal bersandar di Pelabuhan Syahbandar HK Sungai Guntung Kec. Kateman untuk mengambil penumpang dengan tujuan Tanjung Pinang.
Kemudian Kapal melanjutkan perjalanan kembali menuju Tanjung Pinang dengan muatan penumpang sekitar 71 orang dan pada saat itu cuaca di laut cukup baik.
Setelah Kapal berjalan -+ 15 menit di perairan Sungai Tawar Kec. Kateman Kapal menghantam Tunggul Nipah yang hanyut di perairan sehingga mengakibatkan kapal tidak terkendali dan akhirnya terbalik.
Sampai saat ini masih dilakukan pencarian terhadap penumpang yang tenggelam akibat kejadian tersebut.
Diduga kecelakaan akibat kelebihan kapasitas muatan dan faktor alam sehingga mengakibatkan kapal tidak stabil dan tidak dapat dikendalikan yang mengakibatkan kapal terbalik.(san)
Berita lengkapnya baca harian Pekanbaru Pos edisi Sabtu (29/4).
Pekanbaru Pos Riau