Kamis , 25 Juni 2026
Kepala dinas kesehatan kabupaten Inhu, Elis Julinarti.

Pesan Kadis Kesehatan Inhu, Waspada Suhu Panas Ekstrim

INHU (pekanbarupos.co) — Dengan meningkatnya suhu panas yang disebabkan gerak semu matahari sesuai pemantauan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) dan kesimpulan para pakar iklim terkait tren pemanasan global dan perubahan iklim yang terus terjadi hingga saat ini, hingga berkontribusi menjadikan gelombang panas semakin berpeluang menjadi lebih sering.

Kondisi ini berdampak pada gangguan kesehatan bagi warga, untuk itu Dinas Kesehatan (Diskes) Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) mengimbau warga untuk mengkonsumsi cukup air guna menghindari Dehidrasi.

Kepala dinas kesehatan kabupaten Inhu, Elis Julinarti, Ahad (7/5/2023) kepada media ini, pihaknya mengimbau masyarakat untuk waspada terhadap cuaca panas, dengan mengkonsumsi cukup air untuk mencegah dehidrasi serta mengurangi aktivitas diluar ruangan. Apabila mengalami gejala penyakit akibat cuaca panas segera periksakan diri ke fasilitas kesehatan terdekat.

Selain mengkonsumsi cukup air untuk menghindari dehidrasi, Diskes Inhu juga menyampaikan untuk mengurangi dampak suhu panas, masyarakat juga di imbau untuk menghindari mengkonsusmsi minuman berkafein, minuman berenergi, alkohol, dan minuman manis. Selain itu untuk mengindari kontak dengan sinar matahari secara langsung, agar dapat menggunakan topi atau payung, memakai baju yang berbahan ringan dan longgar serta hindari menggunakan baju berwarna gelap agar tidak menyerap panas.

“Sebisa mungkin berada di dalam ruangan atau berteduh diantara jam 11.00 WIB hingga 15.00 WIB siang dan minum air yang banyak jangan menunggu haus, gunakan sunscreen minimal 30 SPF pada kulit yang tidak tertutup oleh baju sebelum keluar rumah, sediakan botol semprot air yang dingin di dalam kendaraan dan jangan meninggalkan siapapun di dalam kendaraan dalam kondisi parkir baik dengan jendela terbuka maupun tertutup,” ungkapnya.

Sementara itu, Kementrian Kesehatan (Kemenkes) juga mengingatkan potensi penyakit yang dapat menyerang masyarakat yang tidak melakukan persiapan yang baik dan benar, dalam menghadapi cuaca panas yang terjadi saat ini seperti, Dehidrasi, Heatstroke dan iritasi kulit yang ditandai dengan kelelahan, kulit kering serta warna air kencing yang keruh.

“Selain itu potensi sakit kepala sebelah (migrain) akibat terpapar panas matahari ataupun terpapar polusi yang berlebihan juga dapat terjadi, serta panas dalam akibat kondisi cuaca yang panas dan diperparah dengan asupan makanan yang kurang tepat seperti gorengan atau makanan pedas dan demam tinggi akibat paparan sinar matahari, sehingga menyebabkan suhu tubuh meningkat,” jelasnya. (har)

Berita lengkapnya baca harian Posmetro Indragiri edisi Senin (8/5).

About Linda Agustini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *