
INHU (pekanbarupos.co) – Hati-hati! banyak modus melakukan penipuan hingga penggelapan, karena penyesalan selalu datang terlambat.
Seperti dialami seorang warga Desa Tanah Datar Kecamatan Rengat Barat Kabupaten Indragiri Riau (Inhu) Riau, Heri (30) yang niatnya jual mobil kesayangan malah bernasib apes.
Pasalnya satu unit mobil Pajero Metic, Solar, tahun 2010 miliknya malah dibawa kabur calon pembeli saat test drive, Sabtu (8/5/23) sekitar pukul 12.30 Wib.
Kejadian itu bermula saat korban mewartakan niat jual mobil miliknya lewat media sosial.
Bak gayung bersambut, seorang calon pembeli mengaku nama panggilan Wil menghubungi korban lewat seluler nomor 0853-3037-4934 lalu keduanya sepakat janji temu ke esokan hari Sabtu di Belilas.
Bahkan pada hari kejadian, lagi, calon pembeli berambut Cepak lewat seluler 0822-6883-5995 kembali menghubungi korban untuk bertemu disalah satu rumah Ampera Pangkalan Kasai, Siberida sekitar pukul 12.15 Wib.
“Saya turun dari mobil, calon langsung menghampiri saya mengatakan gak usah matikan, saya mau cek mesin,” sebut korban menirukan ucapan calon pembeli.
Bahkan pada saat yang bersamaan calon pembeli kembali menyarankan korban untuk duduk dirumah makan Ampera karena pemilik rumah disebut masih pangkat abang. “Jumpai dulu abang saya pemilik kedai, saya mau tes dulu mobilnya,” sambung calon pembeli lalu membawa mobil test drive.
Anehnya 15 menit kemudian mobil korban BM 1192 ZQ warna Silver tak kunjung kembali, kedua nomor pelaku tidak aktif sehingga korban bersama pemilik warung Ampera memutuskan buat laporan kejadian ke Mapolsek Kecamatan Siberida di Kelurahan Pangkalan Kasai.
Sesaat sebelum buat laporan polisi, pemilik warung makan Ampera mengatakan identitas calon pembeli adalah kawan sekampungnya di Pariaman Sumatera Barat dan domisili disekitar Kelurahan Pangkalan Kasai. “Kalau orang kedai bilang namanya Rahmat, kalo sama saya (calon pembeli-red) bilangnya namanya panggilannya Wis,” papar korban.
Dikesempatan serupa pemilik warung mengatakan kalau test drive dilakukan ke jalan Blok A hingga Cek fisik mesin ke salah satu showroom mobil di Belilas.
“Setelah 10 menit saya tanya, kok lama kali tes drivernya, oleh pemilik warung menyebut mobil sengaja dibawa kejalan agak berlobang ke blok A dan dilakukan Cek fisik mesin di showroom,” kepala dusun II Desa Tanah Datar, Heri, meniru ketenangan pemilik warung.
Kapolsek Siberida Kompol Hendri Suparto melalui Kanit Reskrim Ipda Adam Malik membenarkan ada LP dugaan penggelapan mobil. “Masih Lidik,” singkat Adam. (san)
Berita lengkapnya baca harian Pekanbaru Pos edisi Senin (8/5).
Pekanbaru Pos Riau