KUBU (pekanbarupos.co) — Tenaga teknis di lingkungan pemerintahan Kepenghuluan di Kecamatan Kubu dan Kubu Babussalam (Kuba), umumnya Kabupaten Rokan Hilir, Provinsi Riau masih mengeluhkan tentang insentif atau gaji yang tidak memadai.
Sampai saat ini, gaji teknis belum ada tanda-tanda kenaikan alias jalan ditempat.
Sementara gaji ketua Rukun Tetangga (RT), ketua Rukun Warga (RW), Kepala Dusun, Kaur, Sekretaris Desa (Sekdes) dan Penghulu di Kabupaten Rokan Hilir sejak tahun 2023 sudah mengalami kenaikan.
Saat ini, tenaga teknis Kepenghuluan hanya menerima gaji per bulan Rp 500.000 (Lina ratus ribu rupiah). Sedangkan beban kerja cukup berat dan sama dengan kaur Kepenghuluan.
Salah seorang tenaga teknis Kepenghuluan di Kecamatan Kubu yang enggan disebutkan namanya, berharap pemerintah daerah agar menaikkan gaji mereka. Mengingat, gaji yang ada Rp 500.000 per bulan sangat tidak memadai.
“Kami kerja sama dengan kaur, sementara gaji kami hanya Rp 500.000,” ujarnya.
Tak hanya kerja pokok, terkadang tenaga teknis juga lembur mengerjakan pekerjaan di kantor untuk pelayanan masyarakat dalam urusan administrasi.
“Kami ini kerja paling banyak, gaji paling sedikit, apalagi kalau ada lembur di kantor,” keluhnya.
Diuraikan tenaga teknis, gaji lima ratus ribu rupiah hanya habis untuk beli minyak dan jajan, sementara kebutuhan rumah tangga sangat tidak mencukupi.
“Kami berharap kepada bapak Bupati Rokan Hilir, Afrizal Sintong agar bisa memberikan belas kasihan kepada kami tenaga teknis untuk menaikkan gaji seperti kaur dan prangkat desa,” pungkasnya. (zul)
Berita lengkapnya baca harian Posmetro Rohil edisi Jumat (19/5).
Pekanbaru Pos Riau