Kamis , 20 Agustus 2026
Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah, H Zulkifli, SAg MSi saat menghadiri Musyda ke-4 Muhammadiyah Kabupaten Pelalawan.

Bupati Pelalawan: Muhamammdiyah Bukan Ormas Kaleng-kaleng

PANGKALANKERINCI (pekanbarupos.co) — Muhammadiyah, ormas Islam yang telah berdiri sejak 111 tahun lalu persisnya pada 18 November 1912 di Kampung Kauman, Yogyakarta, bukanlah organiasasi kaeng-kaleng. Namun, Muhammadiyah adalah organisasi yang sudah punya nama mendunia.

Hal ini dikatakan Bupati Pelalawan H Zukri Misran saat pembukaan Musyda ke-4 Muhammadiyah-Aisyiyah Kabupaten Pelalawan di Komplek Pendidikan Muhammadiyah di Jl. KH Ahmad Dahlan di SP.6 Desa Makmur Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan, Sabtu (10/6/2023).

“Muhammadiyah bukanlah organiasasi kaeng-kaleng. Namun, Muhammadiyah adalah organisasi tersusun secara rapi sudah go internasional memiliki berbagai program dan amal usaha Muhammadiyah yang telah tersebar seluruh Indonesia bahkan telah go Internasional memiliki Cabang istimewa Muhammadiyah diberbagai Negara didunia ini,”kata Bupati Pelalawan melalui Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah
H Zulkifli, S.Ag M. Si.

Tak hanya itu lanjut Bupati, ormas Islam yang didirikan Muhammad Darwis, yang kemudian dikenal dengan nama KH Ahmad Dahlan ini juga telah melahirkan tokoh-tokoh nasional pada era perjuangan, memiliki semangat nasional dan patriotisme persatuan bangsa yang ikut serta melahirkan tokoh yang ikut serta saat menyatakan Sumpah Pemuda saat negara sebelum Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus 1945.

Kesempatan yang sama, Bupati Pelalawan juga mengharapkan peran Muhammadiyah untuk membantu Pemda Pelalawan dalam mensosialisasikan berbagai program Pemda seperti kepedulian terhadap anak yatim, fakir miskin, janda-janda yang tidak produktif. “Juga program pemerintah memberikan beasiswa satu keluarga memiliki satu sarjana dibiaya untuk menyambung pendidikan mulai biaya kuliah sampai biaya kebutuhan makan dan tempat tinggal selama kuliah,” ungkapnya.

Maka dengan itu sambung Bupati Pelalawan, peran Muhammadiyah Pelalawan untuk ikut mensosialisasikan program Pemerintah Daerah dalam membantu janda-janda tidak produktif dan anak-anak terlantar yang memiliki kemauan untuk melanjutkan kuliah dan sekolah yang lebih tinggi diberbagai perguruan tinggi maka anggaran pendapatan belanja daerah Pelalawan akan mengutamakan program tersebut.

Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Riau DR.Hendri Sayuti, M.Ag yang meresmikan agenda tersebut berharap Musyda Ke-4 Muhammadiyah dapat memiliki PD Muhammadiyah Pelalawan 2022-2027.
Sehingga dengan itu ungkap Hendri Sayuti, dapat melaksanakan program bermitra dengan Pemerintah Daerah dalam melahirkan klinik kesehatan dan pendidikan sebagai amal usaha Muhammadiyah dapat dirasakan manfaatnya ditenga-tengah kehidupan masyarakat.

“Tentu Program Pemerintah Daerah Pelalawan harus didukung oleh Muhammadiyah,”kata Ketua PW Muhammadiyah Riau yang terpilih saat Musywil Muhammadiyah Riau di Taluk kuantan Kabupaten Kuansing.

Ditambahkan oleh Ketua PWM Riau yang menjelaskan Muhammadiyah harus bermamfaat bukan hanya di Indonesia tapi telah go internasional maka harus menambah kemampuan bahasa untuk berkomunikasi secara internasional terus menambah ilmu pengetahuan tehnologi sesuai tehnologi informasi yang saat ini mempergunakan tekhnologi internet.(amr)

About Linda Agustini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *