Selasa , 21 April 2026
 Inilah kondisi kemacetan kendaraan yang terjadi di Jalinsum pada Senin (10/7) lalu.met

Jalinsum Rusak dan Berlubang Sebabkan Kemacetan Panjang 

Banyak Kendaraan Patah As dan Pecah Ban

BAGANBATU (pekanbarupos.co) — Sejimlah titik ruas jalan Lintas Sumatera di Kabupaten Rokan Hilir kondisinya rusak dan berlubang yang sering menyebabkan terjadinya kemacetan. Tak sedikit para pengemudi sangat resah dan prihatin dengan hal itu.

Pantauan awak media Posmetro Rohil dilapangan menyebutkan, ada beberapa titik ruas jalan Lintas Sumatera kondisinya rusak dan berlubang yang sering menyebabkan kemacetan seperti di km 7 Bangko Pusako, Km-31 Balam, km-32 Balam, Km-17 Bagan Batu dan simpang Martabak Bagan Batu Barat.

Kerusakan tersebut hingga saat ini belum ada dilakukan perbaikan oleh  pemerintah atau dinas terkait. Bahkan disepanjang jalinsum banyak ditemukan kendaraan rusak patah as dan pecah ban akibat kejebak masuk lubang.

Salah seorang pengemudi travel, Ilham mengaku prihatin terhadap kondisi jalan Lintas sumatera di Rokan Hilir yang saat ini kondisinya banyak rusak dan berlubang. Tak sedikit kendaraan rusak dan patah As serta pecah ban akibat terjebak masuk lubang.

“Banyak sekali tadi  kendaraan rusak patah as dan pecah ban gara- gara kejebak masuk lubang,” kata Ilham.

Dan lebih parah lagi, jika ada kendaraan rusak selalu menyebabkan kemacetan panjang hingga puluhan kilo seperti yang terjadi pada dua hari lalu di km 7 Bangko akibat jalan rusak dan kendaraan truk.mogok alias rusak.

“Luar biasa macetnya kemarin, mulai km-18 Balam sampai km-0 Bangko Pusako kemarin macetnya,” jelas Ilham.

Sopir travel lainnya, Riyan juga mengeluhkan hal sama, para sopir travel dan kendaraan lainnya sangat mengeluhkan kondisi jalan Lintas Sumatera di Kabupaten Rokan Hilir yang kondisinya  rusak dan berlubang serta menyebabkan kemacetan.

“Akibat macet itu, banyak masyarakat dan pengusaha merugi,” ucapnya.

Oleh karena itu, Ia berharap kepada pemerintah dan dinas terkait agar dapat segera melakukan perbaikan supaya tidak berlarut dan bertambah parah kerusakannya.

“Kalau ini dibiarkan korban akan bertambah dan kerugian masyarakat semakin parah,” ucapnya.(met)

 

About Linda Agustini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *