Senin , 29 Juni 2026
Panit II Unit Reskrim Polsek Bagan Sinembah Ipda Randi Tamba saat meminta keterangan para saksi di warung tuak, Jln Lancang Kuning Bagan Batu Kecamatan Bagan Sinembah, Minggu malam (23/7/2023).met

Perkelahian di Warung Tuak, Dua Lelaki Terkena Sabetan Samurai

BAGANBATU (pekanbarupos.co) — Berawal adu mulut saat minum tuak, Dua pria di Bagan Batu Kecamatan Bagan Sinembah Kabupaten Rokan Hilir terpaksa dilarikan ke rumah sakit akibat mengalami luka-luka  senjata tajam jenis Samurai.

Peristiwa itu terjadi pada Minggu malam (23/7/2023) sekira pukul 21.00 WIB di warung tuak milik Prianto Dolok Saribu, Jln Lancang Kuning Bagan Batu Kecamatan Bagan Sinembah Kabupaten Rokan Hilir.

Kapolsek Bagan Sinembah Kompol Jhon Firdaus yang dikonfirmasi melalui Kanit Reskrim Polsek Bagan Sinembah IPTU Ferlanda Oktora STrk, SIK membenarkan adanya peristiwa tersebut.

“Keduanya dirawat, pelaku di Puskesmas dan korban di Rumah Sakit Awal Bros,” terang Ferlanda sembari mengatakan kedua orang tersebut belum bisa dimintai keterangan.

Kanit Reskrim  menjelaskan, perkelahian itu bermula pelaku penganiayaan dengan senjata tajam jenis pedang Samurai berinisial D Silalahi dan korban, S Sitep. Saat itu korban bersama Adi M dan kawan-kawan lainnya sedang minum tuak.

Pada saat itu  terjadi pertengkaran mulut antara D dan SS,. Dan SS memukul kepala D dan Keduanya pun dilerai pemilik warung.

Tak lama berselang, D keluar dari warung, akan tetapi diikuti oleh AM dan perkelahian kembali terjadi antara AM dan D.

“Keduanya kembali dilerai, disaat bersamaan SS mendekati D dan D langsung melakukan pemukulan terhadap SS hingga SS terjatuh di atas tanah,” bebernya. Setelah kembali dilerai, selanjutnya D dibawa pulang oleh Situmorang ke rumahnya.

Namun persoalan tidak berhenti sampai disitu, D kembali ke warung tuak sambil membawa sebilah senjata tajam jenis Samurai.

Melihat D Silalahi datang memegang samurai, beberapa orang di warung tuak tersebut pergi melarikan diri. Sedangkan saksi B Sitepu berusaha menenangkan D Silalahi dan mencoba mengambil samurai. Aksi itu juga diikuti S Sitepu untuk merebut samurai dari tangan D Silalahi.

Dan saat itu terjadi tarik menarik samurai, dan disaat itulah S Sitepu alias Pak Bowo mengalami luka di pergelangan tangan sebelah kanan. Sedangkan D Silalahi juga mengalami luka di pergelangan jempol tangan kanan.

Pedang samurai pun berhasil diambil dari tangan D Silalahi dan tertancap di tanah. Selanjutnya beberapa orang di warung tuak itu langsung melerai serta membawa D Silalahi ke Puskesmas Bagan Batu, sedangkan S Sitepu dibawa ke Rumah Sakit Awal Bros.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak kepolisian belum menetapkan tersangka akibat perkelahian tersebut. Dimana kedua nya belum bisa di ambil keterangan karena masih menjalani perawatan di rumah sakit. (met)

 

About Linda Agustini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *