PANGKALANKERINCI (pekanbarupos.co) — Rasa haru dan bahagia menyelimuti rangkaian seremonial wisuda di Pondok Tahfidz Nurul Quran, Pangkalan Kerinci Kabupaten Pelalawan. Betapa tidak, 9 santri didaulat sebagai penghafal Kalam Ilahi yang mulia, Quran.
“Alhamdulillah acara wisuda khotaman Qur’an 30 juz santri Pondok Tahfidz Nurul Qur’an Pangkalan Kerinci berlangsung khidmat, haru dan bahagia,”jelas Ustadz Muhammad Rois Candra, SE, Al Hafidz, Pimpinan Pondok Tahfizh Nurul Qur’an, Selasa (25/7/2023).
Haru dan bahagia yang dirasakan para orang tua dan hadirin sambung Ustadz Rois, karena anak-anak mereka dengan pertolongan Allah Subhanahu wa Ta’ala mampu menyelesaikan hafalan ayat demi ayat Quran yang mulia.
“Tentunya mereka yang hafal Quran adalah orang yang terpilih serta merupakan anugerah dan nikmat dari Allah Subhanahu wa Ta’ala. Ini menjadi kebahagiaan tersendiri dari pihak pondok terlebih lagi pihak keluarga,”ungkapnya.
Disebutkan Ustadz Rois, acara wisuda yang berlangsung di Pondok Tahfidz Nurul Quran Jalan Engku Raja Lela Putra Kelurahan Pangkalan Kerinci Timur, Kecamatan Pangkalan Kerinci Kabupaten Pelalawan Riau itu juga diwarnai isak tangis bahagia, santri dan orang tua mereka.
“Momennya sangat spesial sekali bagi keluarga yang memiliki anak-anak penghafal Quran. Ini juga menjadi berkah untuk Kabupaten Pelalawan,”imbuh Ustadz didampingi Pembina Yayasan H Ali sabri Nasution dan Ketua yayasan H Abdul Rahmat Nasution.
Dijelaskan, adapun 9 santri yang diwisuda masing-masing terdiri 2 putra dan 7 puteri mereka adalah, Muhammad Fajar Mau lana asal Pekanbaru. Santri yang juga menerima ijazah Paket B ini melanjutkan sekolah di Aliyah Hasanah Pekanbaru dan pengajar hafizh di masjid paripurna Nurul Iman Pekanbaru.
Selanjutnya, Ovi Puspita Sari Dewi. Santriwati asal Sorek, Kecamatan Pangkalan Kuras ini, selain berhasil menghafal 30 juz Quran juga menerima ijazah Paket B dan melanjutkan pendidikannya tingkat Aliyah Aliyah di Pondok Pesantren Al-Muhajirin – Bandung.
Santriwati yang juga diwisuda sebut Pimpinan Pondok Pesantren Tahfizh Nurul Quran yakni Tengku Nur Aisyah. Gadis penghafal Quran asal Kecamatan Pelalawan ini melanjutkan pendidikannya, kuliah di Universitas Islam Riau(UIR).
Santriwati asal kabupaten tetangga, Siak Nur Pita Sari juga ikut mondok di Pondok Tahfidz Nurul Quran Pangkalan Kerinci. Selanjutnya, Nur Pita Sari mengajar di Pondok Pesantren Babussalam Siak.
Juga ikut diwisuda Septiwi Ningsih. Santriwati asal Kabupaten Rokan Hilir yang juga penghafal 30 juz Quran ini melanjutkan kuliah di IIQ Jakarta.
Santriwati yang juga asal Kabupaten Rohil lainnya yang juga diwisuda 30 juz yakni Nur Fahmi. Beliau hafizhohallah kuliah IIQ Jakarta dan mengajar di TPA Al-Wahdah, Ciputat, Tangsel, Banten.
Wisudawati yang ketujuh adalah Huffazotul Mar’ah. Wanita asal Pangkalan Kerinci yang juga menerima ijazah Paket C melanjutkan pendidikannya kuliah di UMRI. Penghafal Quran yang juga diwisuda adalah Miftahul Fahmi selanjutnya mengabdi menjadi pengajar di SDTQ Darussyafaah Siak.
Peserta wisuda 30 juz ke sembilan yakni Hanifa Azuhra Amri. Penghafal dengan dibekali ijazah Paket B asal ibu kota Kabupaten Pelalawan, Pangkalan Kerinci ini melanjutkan sekolah di Pondok Pesantren Aceh.
“Semoga Allah menjaga dan memberkahi mereka para penghafal Quran ini,”ujar Ustadz Rois Candra menyelipkan doa untuk para penghafal Kalam Ilahi yang diwisuda. “Masa menghafal mereka berkisar 2-3 tahun lamanya, “beber Ustadz Rois yang juga Imam Masjid At Taqwa Town Site I Kompleks PT RAPP Pangkalan Kerinci ini.
Ustadz Rois juga memberikan kesempatan bagi masyarakat yang ingin anaknya menjadi penghafal Quran untuk mondok di pesantren yang diasuhnya. “Barang kali ada saudara anak-anak yatim dan dhuafa bisa di masukkan ke pondok kita. Gratis tidak di pungut biaya. Syarat dan ketentuan berlaku,”jelas Ustadz Rois.
“Kalau ada saudara-saudara kita yang ingin menjadi donatur, saya akan jemput atau bisa di antar di rumah, baik berupa beras ataupun uang. Karena pondok kita free tidak di pungut biaya sepeserpun,”sambung Ustadz Rois membuka peluang bagi muhsinin, dermawan untuk ikut membantu operasional pondok Tahfizh Nurul Quran yang berlokasi tidak jauh dari Kantor Lurah Pangkalan Kerinci Timur tersebut itu.
Ia juga membeberkan prestasi tertinggi yang pernah diraih para santri yang mondok di Pondok Tahfidz Nurul Quran yakni Juara 3 Nasional MHQ RRI tahun 2023 di Sulawesi Cabang 20 juz putri mewakili Riau dan peringkat 7 MTQ Nasional di Maluku tahun 2022 cabang 20 juz putri.
Juga mengikuti MHQ Internasional yang diadakan Kerajaan Arab Saudi cabang 20 dan 30 juz putri. “Itu diantara sederet prestasi anak-anak kita yang berpartisipasi dalam sejumlah kegiatan. Saat ini santri kita terdiri 12 putri dan 9 putra,”pungkas Ustadz Muhammad Rois Candra, SE alhafizh.
Selain pengurus pondok juga hadir mantan anggota DPRD Riau H Husni Thamrin, Kapolres Pelalawan AKBP Suwinto, SH S, Ik dan lainnya. (amr)
Pekanbaru Pos Riau