BAGANSIAPIAPI (pekanbarupos.co) — Setelah sepuluh hari ditemukan mengambang di perairan Pulau Jemur, Kecamatan Palika, Kabupaten Rokan Hilir, sesosok mayat Mr x hingga kini belum diketahui identitasnya.
Kasat Polairud Polres Rohil, AKP Budi Rahmadi SH didampingi KBO Polairud Ipda SM Sialagan dan Kanit Gakkum Aiptu Mujiono menggelar konferensi pers, Rabu (30/8) terkait Mr x tersebut, mereka berharap mayat Mr x tersebut bisa menemukan keluarganya.
AKP Budi Rahmadi SH mengatakan, mayat Mr x ditemukan pada Minggu 20 Agustus kemarin sekira jam 12 siang oleh nelayan yang sedang mencari ikan di Perairan Pulau Jemur dalam kondisi tertelungkup dan tidak dikenali.
Selanjutnya, kata AKP Budi, mayat dibawa ke Bagansiapiapi oleh nelayan menggunakan boat dan langsung dibawa ke RSUD Dr Pratomo Bagansiapiapi untuk dilakukan visum et revertum.
“Kita langsung bawa ke RSUD untuk dilakukan visum luar. Kemudian malam hari itu juga mayat dibawa langsung ke RSUD Bhayangkara untuk di otopsi dan hasil otopsi secara visual wajah tidak bisa dikenali,” ungkap AKP Budi yang sebelumnya berdinas di Polairud Dumai.
Adapun ciri-ciri khusus Mr x tersebut berjenis kelamin laki-laki, tinggi antara 170-173 meter, ada bekas tato di lengan kanan atas namun tidak beraturan lagi. Lalu, baju kaos pendek warna biru dongker merk Men Apparel, celana pendek bahan Polyster warna hitam merk Nike.
“Berdasarkan otopsi mayat itu meninggal akibat tenggelam sekitar tujuh hari hingga tiga minggu baru ditemukan,” ujarnya.
Dalam hal ini, kata Kasat, pihaknya juga sudah berkoordinasi dengan Polisi Diraja Malaysia dan kepolisian di Bengkalis, namun sampai saat ini belum ada keluarga yang menghubungi ataupun menyatakan itu keluarganya.
“Kami berharap apabila ada masyarakat yang kehilangan dapat menghubungi kami dan RS Bhayangkara HP 081268192002,” sebutnya.
Kendati apabila sampai sepekan ke depan tidak ada keluarga yang menghubungi, maka mayat Mr x akan dikebumikan oleh pihak RS Bhayangkara di pemakaman rumah sakit. (iin)
Pekanbaru Pos Riau