BAGANSIAPIAPI (pekanbarupos.co) — Curah hujan yang turun beberapa hari terakhir cukup tinggi. Debit air meningkat dalam hitungan jam. Guna mengurai genangan air yang membanjiri jalan dan pemukiman, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Rohil bersihkan sejumlah parit di pinggiran ibu kota.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Suwandi Ssos mengatakan, bahwa satgas banjir yang dimiliki DLH sejak sebulan terakhir telah berjibaku membersihkan segala saluran air yang disinyalir menjadi penyebab banjir. Untuk upaya mengurangi debit air, Suwandi menurunkan 80 petugas kebersihan dan satu unit alat berat mini untuk mengeruk tumpukan sampah dan rumput yang menutupi parit.
Dikatakannya, aksi itu dilakukan dalam menindaklanjuti laporan masyarakat di Jalan Siak, Jalan Madrasah dan Jalan Selamat. Kemudian itu di Jalan Bahagia dan Skip yang diketahui menjadi langganan banjir,
“DLH menurunkan satgas 80 personil di lima titik dan alat berat untuk menormalisasi Jalan Siak ke Sungai Pabrik. Kita lanjutkan sampai selesai semoga dapat mengurangi genangan air dan debit air dapat menyusut. Mari sama-sama berdoa semoga curah hujan di Bagansiapiapi ini tidak terlalu tinggi,” ungkapnya.
Parit sepanjang satu kilometer itu tampak dipenuhi dengan semak rumput liar. Hal ini diduga juga menjadi penyebab air yang lambat menyusut. Dengan dibersihkannya sejumlah parit tersebut diharapkan dapat mengurangi debit air.
Suwandi juga berharap, mulai dari pemerintahan terendah di daerah banjir sudah semestinya bisa menggerakkan masyarakat untuk melakukan gotong royong membersihkan lingkungannya.
“Saya lihat budaya gotong royong sudah tidak ada, makanya parit semak dan tersumbat. Semestinya ini bisa diatasi dengan gotong royong, minimal membersihkan sekitar rumah masing-masing,” pungkasnya. (iin)
Pekanbaru Pos Riau