BAGANSIAPIAPI (pekanbarupos.co) — Wakil Ketua Komisi V DPRD Riau Dr Hj Karmila Sari SKom MM turun mengunjungi masyarakat Kelurahan Bagan Punak, Kecamatan Bangko untuk menyerap aspirasi. Senin (30/10).
Kasi Pembangunan Kelurahan Bagan Punak, Miskamisah mengucapkan terima kasih kepada ibu Karmila yang sudah mau kesekian kalinya datang mengunjungi warga Bagan Punak. “Saat ini musim banjir, beginilah keadaan kita. Semoga ini cepat berlalu. Bukan hanya pelosok pemukiman saja yang banjir namun juga sudah sampai ke jalan raya. Ini mungkin salah satu aspirasi kita,” ujarnya.
Sementara itu, tokoh masyarakat yang merupakan guru mengaji mengungkapkan bahwa masalah jalan untuk menyelamatkan masyarakat yang ada di dalamnya, tepatnya di RT02 RW05. “Kita perlu jalan itu diaukas sepanjang tiga kilometer. Tidak perlu aspal,” ucapnya.
Sementara itu, mewakili kawula muda Rusli meminta bantuan langsung berupa speaker bluetooth untuk kegiatan takziah dan kegiatan keagamaan seperti pengajian dan sebagainya. Karena untuk kepentingan masyarakat ini tidak mungkin diusulkan melalui anggaran APBD karena kecil. Selain itu, sejumlah masyarakat lainnya juga mengusulkan pembangunan jalan, rumah ibadah suluk dan lainnya.
Menanggapi hal itu, Hj Karmila Sari menyebutkan adapun aspirasi masyarakat yang paling kentara saat ini ialah seperti yang terlihat ialah banjir. Menurut Karmila, persoalan banjir ini setiap tahun banjir terjadi. Sebenarnya untuk persoalan banjir ini, seluruh saluran parit harus dilakukan perawatan secara berkala setiap bulannya.
Menurutnya, secara kasat matanya melihat bahwa aliran air tidak lancar. Ini menjadi tanggungjawab pemerintah kabupaten agar melakukan kajian dan pembenahan saluran pembuangan air yang benar. Tak hanya di Kecamatan Bangko, kata Karmila, banjir saat ini juga melanda di sejumlah kecamatan seperti Sinaboi, Kubu dan lainnya. Karena kondisi curah hujan memang cukup tinggi.
Selain soal pembangunan, katanya, ada banyak aspirasi soal peningkatan ekonomi. Masyarakat meminta pelatihan, kemudian bantuan modal untuk usahanya. Untuk itu, pemerintah harus banyak memberikan program-program untuk menambah skill-skill mereka termasuk juga mempromosikan kegiatan masyarakat tersebut. (iin)
Pekanbaru Pos Riau