Kamis , 28 Mei 2026
 Tampak tumpukan sampah di beberapa titik lokasi kebun sawit masyarakat di dekat TPA Lintam.bal

Warga Sekitar TPA Lintam Resah, Tumpukan Sampah tak Terurus DLH Rohul

ROKANHULU (pekanbarupos.co) — Persoalan sampah seakan menjadi permasalahan yang sulit diselesaikan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rokan Hulu (Rohul). Betapa tidak, setiap harinya dapat dilihat, berbagai tumpukan sampah, di beberapa titik lokasi di TPA Lintam, Desa Pematang Tebih, Kecamatan Ujung Batu.

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Rohul, seakan membiarkan persoalan ini. Pantauan pekanbarupos.co, Kamis, (14/12), di TPA Lintam, melihat tak ada satu alat berat pun yang beroperasi di lokasi tersebut. Hal ini menimbulkan tanda tanya masyarakat, karena dampak yang disebabkan oleh tumpukan sampah yang tak kunjung diurai, namun tumpukan sampah tersebut sudah pindah ke beberapa titik lokasi di kebun sawit masyarakat.

Salah seorang pemilik kebun sawit yang Pekanbarupos.co temui, Herman (46), terlihat kesal dengan kondisi ini. “Bagaimana tak marah bang, lahan kebun sawit saya malah ditaruh tumpukan sampah seperti ini”, sebut Herman. Aneh nya lagi, ayah dua orang anak ini sendiri tidak tahu persis kapan tumpukan sampah ini diletakkan di kebun sawit miliknya.

Senada dengan Herman, salah seorang masyarakat sekitar, Nining (50), pun turut menuturkan hal yang sama. “Sudah lama tak ada alat berat yang mengangkut sampah – sampah tersebut dari TPA, sampai akhirnya lokasi kebun sawit masyarakat dijadikan tempat pembuangan karena sampah di TPA sudah terlalu banyak”, terang ibu empat orang anak ini.

Pantayuan pekanbarupos.co tak adanya alat berat yang beroperasi di TPA Lintam. Akhirnya, salah seorang masyarakat, inisial MI (36), mengatakan beredar informasi bahwa ketiadaan BBM untuk operasional alat berat di TPA Lintam.

“Sudah beredar kabar nya itu bang, informasi nya BBM sengaja dimainkan pihak dinas, sampai untuk operasional alat berat pun BBM kosong”, terang MI. Pria yang juga memiliki kebun sawit di lokasi sekitar TPA, juga mengatakan akan melakukan protes bersama masyarakat dan pemilik kebun, jika DLH Rohul tetap tak menyelesaikan persoalan sampah di TPA Lintam.

“Itu penyakit bang, kalau di biarkan terus menerus, kami sebagai masyarakat sekitar yang merasakan dampak nya”, terang MI lagi. MI dan masyarakat sekitar sudah berusaha beberapa menghubungi pihak DLH Rohul, tapi tak ada respon sekalipun. “Sudah beberapa kali kami coba minta penjelasan, tapi DLH selalu bungkam, ini yang membuat masyarakat sekitar menjadi marah”, ucap MI.

Saat dikonformasi pekanbarupos.co mencoba pihak DLH Rohul, melalui Kepala Dinas, Suparno, namun yang bersangkutan, tidak merespon konfirmasi yang dilakukan Pekanbarupos.co, baik lewat panggilan suara maupun pesan singkat.(bal)

About Linda Agustini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *