INHU (pekanbarupos.co) — Tim gabungan yang terdiri dari BBKSDA Riau, KPBD Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), Upika Kecamatan Batang Cenaku, Polsek Batang Cenaku dan Koramil 03/SBD turun ke lokasi munculnya seekor harimau Sumatra di Sungai Siabu desa Puntianai, Kamis (4/1/2024) pagi.
Tim ini turun ke lokasi begitu juga di aula kantor desa Puntianai untuk memberikan sosialisasi kepada warga desa setempat agar lebih waspada jika melakukan aktivitas disekitaran munculnya Harimau. Selain itu, mereka juga menyampaikan himbauan dan larangan jangan sampai membunuh binatang buas (harimau) tersebut.
Sebelum ke lokasi, tim berdiskusi terlebih dahulu bersama kepala desa beserta aparatur desanya dan juga tokoh masyarakat di aula kantor desa. Usai melakukan diskusi, tim kemudian menuju lokasi munculnya seekor harimau itu, tepatnya sungai Siabu yang berbatasan dengan jalan askes PT Arvena Sepakat. Dengan membawa spanduk dan sejumlah alat, tim melakukan perjalan +/- 7 km dari perkantoran desa Puntianai.
Tim kemudian melakukan penyisiran di lokasi untuk mencari dan mengidentifikasi harimau tersebut. Akan tetapi hingga menjelang sore binatang buas ini belum juga dijumpai.
Kapolsek Batang Cenaku, Iptu Edi Dalianto disela sela kegiatan itu sebelumnya juga menyampaikan terkait Pesta Demokrasi yang akan berlangsung Februari 2024 mendatang. Dimana salah satu tahapan Pemilu yakni kampanye sudah dimulai dari tanggal 28 November 2023 sampai dengan 10 Februari 2024.
Dimasa-masa kampanye ini, kata Kapolsek , tentunya akan selalu muncul isu-isu atau berita Hoax yang terkadang dapat menimbulkan keributan dan perpecahan di masyarakat sehingga masyarakat diimbau jangan sampai terpengaruh akan hal tersebut.
Terkait kemunculan seekor harimau di wilayah desa Puntianai, Kapolsek juga menghimbau kepada masyarakat hendaknya bagi yang melakukan aktivitas pemanen kelapa sawit, atau kegiatan lainnya sehari-hari supaya lebih berhati hati dan menjaga keselamatan.
Sementara itu Kepala Resort Kerumutan Selatan BKSDA Riau, Zulkifli menghimbau kepada masyarakat desa Puntianai apabila melakukan aktivitas apapun disekitar lokasi munculnya seekor harimau agar selalu waspada. Sebab, kata Zulkifli, situasi saat ini di Kabupaten Inhu musim hujan yang mengakibat banjir sehingga habitat harimau itu tergenang banjir. Sehingga, harimau ini merasa terganggu dan mencari dataran yang lebih tinggi.
“Dan tidak menutup kemungkinan harimau ini akan melewati Areal jalan atau perkebunan masyarakat setempat” sebutnya.
Pihaknya, sambung Zulkifli, akan akan berkordinasi dengan Instansi terakit untuk melakukan pengusiran hariamau yang memasuki Areal perkebunan masyarakat desa Puntianai. Hal itu dilakukan dalam upaya untuk menciptakan rasa aman bagi masyarakat. “Mulai hari ini hingga seminggu ke depan kami akan standby di desa Puntianai ,” ucapnya.
BKSDA Riau juga memberikan himbauan kepada seluruh masyarakat agar bersama sama menjaga dan melindungi hariamu tersebut dari pihak pihak yang tidak bertanggung jawab. ” Dan kita semua wajib menjaga Harimau karena Satwa tersebut di lindunggi oleh Undang-undang yakni Dunia dan negara kita,” pungkas Zulkifli.
Camat Batang Cenaku, Dudi Sumbari SAB melalui salah seorang Kasi, Hamdani mengingatkan kepada masyarakat jika masih menjumpai atau menemukan harimau tersebut agar memberikan informasi kepada pihak terkait.
Mewakili Camat, si Hamdani mengucapkan terimakasih kepada tim gabungan yang cepat tanggap dalam menanggapi permasalahan ini. Sehingga, lanjut Handani, masyarakat desa Puntianai merasa aman dan nyaman.
Diberitakan sebelumnya, masyarakat desa Puntianai, khususnya yang berprofesi sebagai petani diresahkan oleh kemunculan seekor harimau Sumatra di perbatasan sungai Siabu dengan akses PT Arvena Sepakat. Karena merasa terancam keselamatan mereka.
Warga berharap tim dari BKKSDA, Polsek Batang Cenaku dan instansi terkait untuk turun ke lokasi yang dimaksud. Kemunculan harimau ini terjadi pada Ahad 31 Desember 2023 kemarin, informasi terakhir, hingga hari ini, Jumat 5 Januari 2024, kategori hewan yang dilindungi oleh undang-undang ini belum lagi muncul di lokasi tersebut.(har)
Pekanbaru Pos Riau