PANGKALANKERINCI (pekanbarupos.co) — Banjir di Jalan Lintas Timur Sumatera KM-83, Desa Kemang, Kecamatan Pangkalan Kuras Pelalawan Riau semakin surut. Saat ini ketinggian air sekitar 60 centimeter. Namun, untuk semua jenis mobil kecil tetap diimbau tidak melintas dan mencari jalur alternatif.
“Untuk ketinggian banjir sampai siang ini berkisar setinggi lutut orang dewasa atau sekitar 47-60 centimeter. Itu ditiitk terparah sebelumnya di KM 83 Desa Kemang Kecamatan Pangkalan Kuras Pelalawan,”jelas Kapolres Pelalawan AKBP Suwinto, SH, S.Ik melalui Kasat Lantas AKP Akira Ceria, S.Ik, Senin (22/1/2024).
Begitu juga kondisi yang sama di KM 76 Simpang Jalan Lingkar Pangkalan Kerinci.”Ketinggian air di KM 76 kurang lebih 60 centimeter juga,”imbuh Kasat Lantas.
Dengan kondisi surut yang belum kering dan badan jalan masih terendam, Kasat Lantas Polres Pelalawan tetap menghimbau pengemudi mobil kecil (roda 4) untuk mencari jalur alternatif. “Mobil kecil kami himbau tidak melintas dan jalur alternatif lain,” kata AKP Akira Ceria.
Agar arus tetap lancar lanjut Akira Ceria, Satlantas Polres Pelalawan memberlakukan sistem buka tutup. “Arus kendaraan besar khususnya masih lancar, meski agak lambat karena kita berkakukan buka tutup,”paparnya sambil menyebutkan personil Satlantas juga dibantu petugas gabungan TNI, Dishub, Satpol PP juga BPBD serta masyarakat masih ada di lokasi memandu kendaraan sepanjang jalur yang terendam banjir.
Meski ada himbauan agar pengemudi mobil jenis SUV dan mobil keluarga MPV tidak melintas, namun sejak dua hari terakhir tidak sedikit pula kendaraan jenis tersebut nekat melintas. Dari sejumlah live report pengendara yang melintas banjir tampak mobil jenis Toyota Pajero, Mistsubsihi Expander, Hilux dan lainnya.
Sementara itu, hampir di tiap titik banjir parah selalu siap relawan yang menggunakan bakul kecil. Sambil memandu kendaraan tetap berharap sopir yang baik hati melempar uang receh untuk mereka. Tak hanya laki-laki tapi pemandu perempuan juga ada.
Antrean panjang juga tak terhindarkan akibat jalur buka tutup. Namun, kebijakan itu justru membuat jalur tetap aman dilewati kendaraan yang berbodi bongsor khususnya. Selain itu, truk towing penyedia jasa angkutan berbayar tetap masih standby. Baik, melayani mobil bahkan sepedamotor.(amr)
Pekanbaru Pos Riau