PEKANBARU (pekanbarupos.co) — Berselang satu hari dilantik jadi Penjabat (Pj) SF Haryanto langsung jawab keluhan masyarakat. Diantaranya, terkait kerusakan jalan dan penuntasan macet yang selama ini menjadi permasalahan utama di berbagai daerah di Riau.
Untuk perbaikan jalan ini, Pj Gubri juga langsung turun ke lapangan melakukan pengecekan. Dimana untuk tahap awal pengecekan dilakukan di Kota Pekanbaru, tepatnya di Jalan Cipta Karya, Panam.
Lokasi tersebut juga merupakan salah satu jalan padat penduduk di Pekanbaru, dan keluhan masyarakat tidak hanya pada kerusakan jalan, tapi juga tingkat kemacetan yang cukup luar biasa.
Disela-sela peninjauan tersebut, Pj Gubri menyampaikan, jika kerusakan di jalan Cipta Karya memang sudah cukup parah dan membahayakan pada masyarakat pengendara. Sehingga ia mengatakan perbaikan jalan ini menjadi program pertama pasca dilantik jadi Pj Gubri.
“Perbaikan jalan ini merupakan program pertama saya setelah dilantik kemarin. Jalan ini juga merupakan kepentingan yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat. Terutama disekitar kota Pekanbaru yang juga sebagai wajah provinsi Riau,” katanya. Sabtu (2/3).
Ia menegaskan untuk perbaikan beberapa ruas jalan di kota Pekanbaru ini, akan diambil alih langsung oleh Pemprov Riau. Hal ini menimbang anggaran Pemko Pekanbaru yang saat ini juga dalam kondisi agak berat. Sementara kerusakan jalan cukup parah dam membahayakan.
“Di Kota Pekanbaru ini ada sekitar 16 ruas yang akan diambil alih. Kita juga minta Pemko untuk segera membantu menyelesaikan administrasinya. Terutama membantu proses di lapangan seperti pembersihan drainase,” jelasnya.
Lebih jauh kata Pj Gubri, penggesaan perbaikan jalan ini juga sesuai program Kapolri yang disampaikan melalui Kapolda Riau dalam rangka Cipta Kondisi keselamatan masyarakat menjelang Ramdhan hingga Lebaran Idul Fitri depan. Dimana cipta kondisi ini kuncinya juga ada pada jalan untuk keselamatan masyarakat.
“Kita berharap tahun ini perbaikan jalan rusak ini tuntas dengan maksimal termasuk yang ada di berbagai kabupaten kota,” katanya.
Sedangkan untuk mengatasi kemacetan, mantan Kadis PUPR Riau ini mengatakan juga lansung melakukan pengecekan terhadap lokasi pembangunan flyover dijalan garuda sakti. Diantaranya pembebasan lahan yang saat ini telah disepakati dan tinggal beberapa lahan saja karena belum ditemukan pemiliknya untuk melalukan komunikasi.
“Untuk fly over ini, tadi kita juga pastikan langsung ada sebanyak 75 lahan masyarakat yang terdampak. Alhamdulillah kita sudah komunikasikan 45 diantaranya sudah sepakat dibebaskan.
Nanti kita bersama tim akan langsung bahas pembangunan dan menuntaskan seluruh proses yang juga berhubungan dengan masyarakat. Karena anggarannya sudah kita siapkan yang juga akan kita gesa tuntaskan tahun ini,” tuturnya.
Disisi lain dan ditempat yang sama salah seorang warga jalan Cipta Karya, Pekanbaru Taufik (45) mengakui sangat berterimakasih dan mengapresiasi langkah Pj Gubri SF Hariyanto yang langsung bergerak pada kerusakan jalan.
Katanya, persoalan jalan rusak ini bukan lagi masalah baru tapi sudah lama yang memang harus menjadi perhatian serius bagi pemerintah.
“Sayang cukup bangga dan mudah-mudahkan segera direalisasikan dan masyarakat jadi nyaman. Ini baru pemimpin, jangan hanya dikantor, tapi harus turun mendengar keluhan masyarakat,” ujarnya.
Terkait kerusakan jalan ini, ia juga menjelaskan jika kondisi semakin parah semenjak musim hujan terus melanda Riau, khususnya Pekanbaru beberapa bulan terakhir yang sampai menyebabkan banjir.
Bahkan akibat kerusakan itu sebelumnya juga sempat menelan korban. Sekali lagi sebagai masyarakat saya berterimakasih, semoga jalan disini segera diperbaiki dan kedepannya tidak ada lagi merasa kesulitan dan mengeluhkan kerusakan jalan,” tuturnya.(dre)
Pekanbaru Pos Riau