Jumat , 26 Juni 2026

Rawan Kecelakaan Pj Gubri Tampung Aspirasi Masyarakat Bust Jalur Dua

KANDIS (pekanbarupos.co) — Sering terjadi atau rawan kecelakaan (Pj) Gubernur Riau (Gubri) SF Hariyanto tampung aspirasi Masyarakat Kampung Jawa, Kecamatan Kandis, Kabupaten Siak buat jalur dua.

Hal itu disampaikan Pj Gubri saat menghadiri kegiatan silaturahmi bersama masyarakat Kampung Jawa, Kandis. Selasa (13/8). Dikatakannya, jika jalan yang persisnya berada di jalan lintas Sumatera KM 73 tersebut merupakan kewenangan pusat. Namun, bisa dikomunikasikan dan diupayakan sesuai yang diharapkan masyarakat.

“Penambahan lebar jalan ini sangat busa, karena kondisi pinggir jalan masih luas untuk dikembangkan. Kita akan upayakan demgam maksimal jalur dua ini bisa diwujudkan,” katanya.

Pj Gubri juga menuturkan dalam waktu dekat, pihaknya akan segera memanggil Balai Jalan Nasional di Riau guna membicarakan harapan masyarakat Kandis tersebut. “Nanti saya akan panggil pihak Balai Jalan Nasional di Riau,” kata Pj Gubri.

Jika nanti tidak disetujui Pemerintah pusat untuk pembangunan jalan mempergunakan APBN, maka Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau yang akan mengerjakannya, dengan mempergunakan APBD.

“Kalau nanti Pusat tidak menyetujui untuk pembangunan menggunakan APBN, maka pembangunan jalan dua jalur ini akan dikerjakan dengan biaya dari APBD Riau,” jelasnya.

Ini katanya sebelumnya jiga sudah pernah ia lakukan saat menjabat kepala Dinas PUPR Riau dulu. Yaitu membangun jalan highway Pekanbaru-Bangkinang menggunakan APBD di jalur nasional tersebut.

Begitu juga pembangunan jalan layang (fly over) di Jalan Sudirman juga berstatus jalan nasional. Pembangunan tersebut karena kebutuhan. Sehingga dibutuhkan kebijakan “berani” agar hasil pembangunan bisa dirasakan masyarakat.

“Kenapa saya bilang begitu, itu jalan high way Pekanbaru – Bangkinang, fly over, jalan Sudirman semua APBN. Tak masalah Pak, yang penting administrasinya kita bereskan. Kita minya izin ke pusat karena ini kebutuhan. Orang Jakarta tak tahu di sini rawan terjadi kecelakaan karena lebar jalan sempit, yang tahu itu orang Kandis,” tuturnya.

Sementara salah satu warga Kampung Jawa, Edy Syahputra mengatakan kondisi jalan di Kandis tersebut sudah sering terjadi kecelakaan, dan itu memang diakibatkan jalan yang kecil tetapi dilintasi oleh kendaraan besar. Maka itu, Masyarakat Kandis menginginkan jalan di bangun dua jalur.

“Banyak kendaraan melintasi jalan ini, sehingga jalur ini semakin rentan terjadinya kecelakaan, karena padatnya arus kendaraan melintasi jalan ini. Sementara lebar jalan begitu saja. Kami mohon bagaimana caranya supaya diperlebar lagi,” tuturnya.(dre)

About Linda Agustini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *