KAMPAR (pekanbarupos.co)– Asosiasi Sawitku Masa Depanku (SAMADE) dan KUD Maju Jaya menyelenggarakan seminar lapangan mengenai pupuk serta pengelolaan gulma dan hama di perkebunan kelapa sawit, Sabtu (21/9/2024).
Acara ini dibuka Camat Kecamatan Tapung, Sofiandi dan dihadiri sekitar 100 peserta dari 15 KUD dan 13 kelompok tani di wilayah Kabupaten Kampar.
Ketua Panitia Pelaksana, M Nizam Tambusai menjelaskan, kegiatan ini sedikit berbeda dari acara SAMADE sebelumnya yang biasanya di hotel.
“Kami mendatangkan para ahli untuk langsung menjawab masalah yang dihadapi petani sawit terkait pupuk, hama, dan gulma,” katanya
Ia menambahkan KUD Maju Jaya merupakan KUD yang berhasil melaksanakan PSR secara swakelola. Ini menjadi contoh bagi KUD lainnya untuk mencapai kesejahteraan bersama melalui sawit.
Ketua KUD Maju Jaya, Saman juga menekankan pentingnya mengikuti program pemerintah.
“Mari ikuti program pemerintah untuk memajukan sawit yang berkelanjutan,” ajaknya.
Sekjen DPP SAMADE, Okslan Juma Indri, menjelaskan seminar ini karena keluhan dari petani tentang hama dan gulma yang merugikan.
“Kami ingin mewujudkan perkebunan yang berjalan baik tanpa hambatan teknis,” ujarnya.
Ia menegaskan dukungan penuh BPDPKS untuk kegiatan ini, serta pentingnya hilirisasi produk limbah kelapa sawit.
Di akhir acara, peserta dijadwalkan untuk turun ke lapangan guna melihat langsung permasalahan di perkebunan sawit warga Desa Pelambaian.
“Semoga sawit yang ditanam dapat subur dan cepat menghasilkan, sehingga petani dapat sejahtera kembali,” harap Sofiandi.
Kepala Divisi Pungutan Biaya dan Iuran CPO BPDPKS, Ahmad Munir, menambahkan, pihaknya mengelola dana dengan prinsip ‘From Palm Oil to Palm Oil’, untuk meningkatkan kesejahteraan sawit rakyat.
“Dengan berbagai dukungan dan program yang terencana, seminar ini diharapkan dapat memberikan manfaat bagi perkembangan kelapa sawit yang berkelanjutan di Indonesia,” ujarnya. (iya)
Pekanbaru Pos Riau