Selasa , 26 Mei 2026
Oplus_131072

32 Murid SD 004 Muaro Sako Diliburkan 77 Kepala Keluarga Terisolir

LANGGAM(pekanbarupos.co)-Paska pembukaan pintu waduk PLTA Koto Panjang Kampar dan intensitas hujan yang tinggi, debit air Sungai Kampar terus mengalami kenaikan. Tak hanya merendam infrastruktur jalan, bahkan sudah berdampak pada dunia pendidikan.

Di Kelurahan Langgam Kecamatan Langgam Kabupaten Pelalawan Riau, misalnya pihak Sekolah Dasar Negeri (SDN) 004 Muaro Sako terpaksa meliburkan aktivitas belajar mengajar. Hal ini disebabkan ruangan belajar sudah masuk ke dalam kelas.

“Ketinggian air mencapai 50 centimeter,”jelas Camat Langgam, Maskandar, Senin (20/1/2025).

Menurutnya, sekolah SDN 004 Muaro Sako ini berdasarkan data yang diterimanya memiliki 32 murid dengan 13 guru.”Semuanya diliburkan sejak Selasa 14 Januari 2025 lalu,”imbuhnya.

Bahkan, tak hanya mengganggu akses transportasi dan sekolah, 77 kepala keluarga (KK) di Muaro Sako Langgam juga sudah terisolir akibat meluapnya Sungai Kampar.

Sementara itu, di ibu kota Kabupaten Pelalawan, Pangkalan Kerinci, ketinggian air kiriman dari hulu Sungai Kampar juga juga terus meningkat.

Sejumlah titik di Pangkalan Kerinci terendam banjir, termasuk Jalan Sultan Syarif Hasyim di depan Kantor Bupati Pelalawan menuju Simpang Kualo. Kedalaman air mencapai 50 cm, sehingga warga yang melintas dari arah Pekanbaru menuju Jalan Lintas Timur, Pangkalan Kuras, dan Indragiri Hilir dihimbau untuk menggunakan jalur alternatif melalui Jalan Akasia.

Beberapa kendaraan terperosok akibat badan jalan yang tertutup luapan air dari Sungai Kerinci yang bermuara ke Sungai Kampar. Meski demikian, ruas jalan KM 83 Jalan Lintas Timur Pangkalan Kerinci yang sempat viral pada musim banjir sebelumnya, hingga saat ini masih aman untuk dilalui oleh semua jenis kendaraan.

Pemerintah setempat diharapkan segera mengambil langkah mitigasi untuk mengurangi dampak banjir, sekaligus memberikan bantuan kepada warga terdampak.(amr)

About Syaifullah Syaifullah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *