PEKAITAN (pekanbarupos.co) – Ruas Jalan Lintas Pesisir menuju Jembatan Pedamaran mengalami macet total, Selasa (1/4/2025) sekitar pukul 10.00 WIB.
Kemacetan terjadi di Jalan Lintas Pesisir tepatnya di depan kantor Camat Pekaitan, Kabupaten Rokan Hilir, Provinsi Riau menuju Jembatan Pedamaran.
Kemacetan ini terjadi disebabkan kondisi ruas jalan yang tengah kebanjiran akibat air pasang dan banjir akibat air hujan.
Ditambah di lokasi kemacetan hanya ditemukan satu orang petugas Bhabinkamtibmas Pedamaran, Aipda Azmir yang mengatur arus lalulintas nilai kewalahan dalam mengatur kendaran-kendaran yang melintas.
Para pengemudi sepeda motor juga terlihat saling mendahului kendaraan roda empat dan kemacetan tidak terelakkan. Kemacetan ini terjadi kurang lebih sepanjang satu kilo meter.
Sejumlah pengemudi sudah terjebak macet di Jalan Pedamaran kurang lebih mencapai 5 jam. Sangat dibutuhkan solusi ekstra dalam mengurai kemacetan karena jumlah pemudik terus semangkin meningkat dari berbagai Kecamatan menuju ibu kota Bagansiapiapi untuk berlibur.
Salah seorang pengemudi yang enggan disebutkan namanya kepada Wartawan Pekanbarupos.co mengatakan, kondisi jalan dalam keadaan banjir, sementara para pengemudi sepeda motor terus mendahului kendaraan roda empat memilih jalan yang bagus.
“Pemudik yang mengendarai sepeda motor saling mendahului, jalan yang bagus cuma sebelah, kondisi jalan banjir, sehingga terjadi antrian,” ujarnya.
Menurut pemudik, dilokasi terjadi macet hanya ditemukan satu orang petugas kepolisian dari Polsub Sektor Pekaitan, Bhabinkamtibmas Pedamaran untuk mengatur arus lalulintas di Jalan Pedamaran.
“Petugas hanya satu orang yang ada di lokasi, kalau bisa adanya penambahan petugas di lokasi macet sehingga bisa dilakukan sistem jalan bukan tutup agar pengemudi khususnya para pemudik bisa tertib,” ujarnya.
Sementara itu Camat Pekaitan, H.Wakit Nugraha,S.Pd.MIP. mengatakan, satu hari menjelang lebaran kondisi jalan tersebut sudah di antisipasi pemerintah Kecamatan Pekaitan dengan menimbun lobang-lobang di badan jalan menggunakan batu petrun.
“Dari awal sudah kita antisipasi. Tapi karena ini pasang besar, air naik ke jalan, batu-batu petrun yang kita gelar di jalan habis terkikis air, sementara jalan itu hanya sebelah yang bisa di lintas, alat berat juga sudah ada stanby di lapangan, tapi tidak bisa bekerja, apalagi sekarang sedang liburan idul Fitri,” ujarnya.
Menurut Camat, penyebab terjadi banjir akibat paret saluran air kanan kiri jalan tersumbat akibat rerumputan liar. Ditambah di kanan dan kiri jalan banyak bangunan rumah (ruli) milik masyarakat yang berdiri di atas paret kanan dan kiri jalan sehingga pemerintah Kecamatan sulit dalam melakukan normalisasi pembersihan paret tersebut.
“Banyak rumah warga di bangun di atas paret itu tanpa ada pemberitahuan kepada pemeirntah setempat, jadi kita susah melakukan normalisasi pembersihan paret itu, dampaknya setiap pasang besar ditambah sering hujan membuat jalan itu tergenang air,” akunya.
Camat mengaku, akan berkoordinasi dengan pemerintah Kepenghuluan dan masyarakat untuk menambah personil di lapangan mengatur arus lalulintas.
“Sekarang masyarakat pada liburan semua, dari mana-mana ramai menuju jembatan Pedamaran, makanya terjadi macet, kita akan berupaya memberdayakan masyarakat setempat untuk membantu mengatur arus lalulintas di Jalan Pedamaran sehingga kemacetan bisa teratasi, pungkasnya. (Zul)
Pekanbaru Pos Riau