Sabtu , 30 Mei 2026

Mardianto Manan Minta Kapolres Usut dan Bekuk Pelaku Peti di Kebun Karet Pemda Kuansing

KUANSING (pekanbarupos.co)– Tokoh masyarakat Kuansing, Dr Mardianto Manan, MT mendesak Kapolres Kuansing mengusut tuntas aktifitas penambangan emas tanpa izin ( PETI ) di kebun karet milik Pemda Kuansing yang terdapat di Desa Jake kecamatan Kuantan Tengah.

Apalagi pelaku menggunakan alat berat yang menandakan sudah sangat besar kegiatannya.

Menurutnya kegiatan Peti di lahan Pemda Kuansing menandakan bahwa kegiatan illegal ini sudah sangat memprihatinkan.

“Di lahan pemerintah saja para pelaku berani mencari emas secara illegal, ini menandakan buruknya penindakan kegiatan Peti di Kuansing ini,”katanya, Jumat ( 11/4).

Mardianto Manan meminta Kapolres dan jajaran bertindak tegas dan jangan sampai kalah oleh para pendompeng.

“Malu kita dengan cerita mereka nanti seandainya Polres tak berani berbuat,” katanya.

Sementara itu Kadis Perkebunan dan Peternakan Kuansing, Andriyama tidak mengetahui pelaku Peti yang telah merusak kebun karet Pemda Kuansing itu. Sependapat dengan Mardianto, dirinya menyerahkan kasus ini kepada Polres Kuansing untuk melakukan penyelidikan.

Saat ditanya apakah adanya backing terhadap pelaku Peti yang menggasak lahan kebun karet Pemda itu, Andriyama juga mengakui tidak tahu.

“Lun obe ( belum tahu), biar Kepolisian yang menyelidiki,” katanya.

Andriyama juga tidak menjawab saat ditanya, apakah oleh pengelola kebun karet Pemda tidak diberitahu adanya aktifitas Peti disana sebelum viral di media massa.

Setelah ramai diberitakan katanya, aktifitas Peti dikebun karet Pemda sudah berhenti.

“Kemaren sudah tidak ada,” ujarnya.

Sebelumnya Ketua Komisi II DPRD Kuansing, Fedrios Gusni kepada media mengatakan kalau areal kebun karet Pemkab di Desa Jake juga sudah dirusak oleh aktivitas penambangan emas tanpa izin (PETI).

“Saya mendapat laporan dari masyarakat, kalau kebun karet Pemkab di Jake dirusak oleh pelaku PETI. Dan kami akan segera turun dengan dinas terkait,” ujarnya.

Fedrios meminta pada Pemkab mengerahkan Satpol PP Kuansing untuk turun bersama kepolisian mengamankan aset Pemkab itu.

“Sayang itu dirusak. Itu kriminal. Saya kira Satpol PP dan kepolisian perlu turun. Dan kami siap juga untuk turun ke lokasi,” tegasnya..

Sementara Kapolres Kuansing AKBP Angga F Herlambang mengaku telah mendapatkan informasi praktik PETI di kebun Pemda tersebut. Saat ini, pihaknya masih melakukan penyelidikan terkait informasi tersebut.

“Kita lidik dulu. Informasinya alatnya sudah tak ada di sana,” kata Kapolres.(cil)

About Syaifullah Syaifullah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *