Kamis , 23 April 2026
Tersangka Tono beserta barang bukti yang diamankan.

Simpan Sabu di Bingkai Kaligrafi, Tono Diringkus Polsek Lirik

INHU (pekanbarupos.co) – Sebuah cara unik dilakukan Sartono alias Tono (31), warga Desa Banjar Balam Kecamatan Lirik Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) Riau menyembunyikan barang haram yang dikuasainya.

Namun bak pepatah, sepandai-pandai tupai melompat ada kalanya jatuh kebawah. Kiasan ini pantas dialamatkan kepada Tono karena usahanya menyimpan narkotika jenis sabu di balik bingkai kaligrafi yang tergantung rapi di dinding rumahnya diketahui Polisi.

Ia berhasil diringkus jajaran Unit Reskrim Polsek Lirik pada Selasa malam, (22/4) sekitar pukul 23.00 WIB.

Kapolres Inhu AKBP Fahrian Saleh Siregar melalui Kasi Humas Polres Inhu, Aiptu Misran membenarkan penangkapan Tono bermula dari laporan masyarakat yang mencurigai aktivitas peredaran narkotika di kawasan Jalan Lintas Timur, Desa Banjar Balam.

Setelah menerima laporan, Kapolsek Lirik Iptu Endang Kusma Jaya langsung memerintahkan Kanit Reskrim IPDA Zus Rico Candra beserta tim untuk melakukan penyelidikan sehingga sekitar pukul 23.00 WIB, petugas mendatangi rumah yang diduga menjadi lokasi transaksi. “Disana ditemukan dua orang pria. Namun, satu orang berhasil melarikan diri yang identiasnya sudah dikantongi sebagai abang kandung Tono.

Saat dilakukan penggeledahan Polisi menemukan satu bingkai kaligrafi yang tergantung di ventilasi pintu tengah rumah. Di balik bingkai tersebut, terselip plastik warna kuning berisi satu bungkus besar sabu seberat 47,5 gram.

“Pelaku mengakui bahwa sabu tersebut milik abangnya, Minto, namun karena Tono yang berada di lokasi dan memiliki akses terhadap barang haram itu, ia tetap diamankan,” terang Misran.

Selain sabu, polisi juga menyita barang bukti lain berupa dua bungkus plastik kuning, satu unit handphone merek Vivo Y02 warna orchid blue, satu kotak rokok Surya Gudang Garam, dan satu kaca pirex.

Atas perbuatannya, Tono dijerat dengan Pasal 114 ayat (2) dan atau Pasal 112 ayat (2) Jo Pasal 132 ayat (1) Undang-Undang No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Ia diduga kuat telah menawarkan, menjual, menerima, hingga menyimpan narkotika golongan I jenis sabu.

Tono kini harus mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum, sementara pihak kepolisian masih memburu abang kandung Tono yang hingga kini berstatus buron. Penangkapan ini menjadi bukti komitmen Polres Inhu dalam memerangi peredaran gelap narkotika di wilayah hukumnya dan masyarakat diminta terus berperan aktif dalam membantu pihak Kepolisian. (San)

About junaidi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *