INHU (pekanbarupos.co) – Dalam rangka memberantas potensi aksi anarkisme, premanisme, dan kejahatan jalanan di kabupaten Indragiri hulu (Inhu) Riau, Polres Inhu siapkan puluhan personil terlatih.
Keterangan dari Polres inhu sebanyak 22 orang personil pilihan yang tergabung dalam tim Rabu Anti Geng dan Anarkisme (RAGA) bertolak mengikuti pelatihan khusus di Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda Riau. Pelepasannya hari Minggu (25/5) kemarin dari lapangan Apel Mapolres,” sebut Kapolres Inhu AKBP Fahrian Saleh Siregar, Senin (26/5).
Apel pelepasan dipimpin langsung Kapolres Inhu dihadiri oleh Wakapolres Kompol Manapar Situmeang, para Kabag, Kasat, Kasi, serta perwira Polres Inhu.
Dalam arahannya Kapolres menekankan pentingnya pelatihan sebagai bentuk kesiapan personel dalam menghadapi tantangan keamanan di lapangan. “Laksanakan pelatihan ini dengan sungguh-sungguh dan sesuai SOP. Jaga kesehatan, kekompakan, dan serap ilmu sebanyak mungkin. Saat kembali, ilmu itu harus bisa langsung diterapkan dalam tugas nyata di lapangan,” imbuhnya.
Kapolres kembali mengingatkan personel untuk berhati-hati selama perjalanan menuju SPN dan senantiasa menjaga nama baik institusi. “Utamakan keselamatan, jangan terburu-buru, dan jaga marwah Polres Inhu,” pesan Kapolres.
Kapolres menjelaskan pelepasan puluhan personil ke SPN Pekanbaru merupakan bagian dari tindak lanjut atas instruksi Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo yang merespons keresahan Presiden Prabowo Subianto terkait maraknya aksi premanisme yang meresahkan masyarakat dan menghambat iklim investasi. Untuk itu, Polda Riau membentuk Tim RAGA yang secara resmi diluncurkan Kapolda Riau Irjen Herry Heryawan, (14/5), pekan kemarin.
Tim RAGA merupakan gabungan dari Ditreskrimum, Ditsabhara, dan Satbrimob Polda Riau. Meski namanya Rabu Anti Geng dan Anarkisme, operasional tim ini tidak terbatas pada hari tertentu. RAGA adalah akronim dari Responsif, Adil, Gesit, dan Aktif, yang mencerminkan karakter ideal personel yang diturunkan untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
Sebelumnya Kapolda Riau Irjen Herry Heryawan menjelaskan bahwa Tim RAGA dirancang untuk menekan angka kejahatan jalanan dan premanisme secara signifikan. “Kehadiran Tim RAGA bertujuan untuk membunuh niat jahat sejak dini. Dengan patroli aktif dan rotator yang hidup di malam hari, kita ingin memastikan keamanan tetap terjaga, melindungi tuah dan menjaga marwah Bumi Lancang Kuning,” ujar Kapolda dua bintang dibahu itu saat peluncuran. (San)
Pekanbaru Pos Riau