Jumat , 15 Mei 2026
Foto Ppco : Sekdes Kepenghuluan Teluk Nilap Jaya, Muhammad Lian.

Sekdes Teluk Nilap Jaya Bantah Berstatement Soal Dana Desa 2024 dan Mohon Maaf Pada Arpan SPd

KUBA (pekanbarupos.co) – Munculnya pemberitaan diduga keliru di beberapa media online yang berjudul “Jejak Dana Desa Fiktif Teluk Nilap Jaya” dan media lainnya berjudul “Mantan Pj.Penghulu Teluk Nilap Jaya Di Duga Mark-up Dana Desa Tahun 2024” menimbulkan kegaduhan dikalangan publik.

Dalam pemberitaan itu juga menyeret-nyeret nama Sekretaris Desa (Sekdes), Teluk Nilap Jaya, Muhammad Lian seolah-olah memberikan statement atau jadi narasumber dalam pemberitaan tersebut.

Menanggapi persoalan itu, Sekdes Kepenghuluan Teluk Nilap Jaya, Muhammad Lian membantah keras memberikan statement kepada beberapa media online yang pemberitaannya bernada tendensius serta menyudutkan.

Sekdes Teluk Nilap Jaya, Kecamatan Kubu Babussalam, Muhammad Lian ketika di Wawancarai Wartawan, Kamis (5/6/2025) membantah keras berita yang terbit di dua media online tersebut sangat keliru dan tidak benar.

“Saya tidak pernah memberikan statement atau keterangan kepada media tentang negatif penggunaan dana desa tahun 2024, seperti yang diberitakan, itu berita adu domba yang merugikan saya secara pribadi dan mantan Pj Datuk Penghulu Teluk Nilap Jaya, Arpan SPd,” ujarnya.

Diterangkan Sekdes, pada hari Selasa 3 Juni 2025, beberapa rekan-rekan wartawan berkunjung di Kantor Kepenghuluan Teluk Nilap Jaya dengan mempertanyakan kegiatan Dana Desa Tahun 2024.

“Saat itu saya menjawab, soal Dana Desa tahun 2024 saya tidak tahu menahu, karena saya menjabat sebagai Sekretaris Desa Kepenghuluan Teluk Nilap Jaya baru satu Minggu, tiba-tiba terbit berita yang aneh-aneh,” terangnya.

Mengaku tidak senang adanya pemberitaan menyeret namanya, Sekdes Teluk Nilap Jaya, Muhammad Lian langsung menghubungi wartawan bersangkutan dan meminta dihapus atau mengklarifikasi berita yang diterbitkan.

“Saya sudah hubungi wartawan yang menerbitkan berita itu, dan saya minta klarifikasi nama saya dari berita itu, karena saya merasa tidak pernah memberikan keterangan seperti apa yang diberitakan, malah keluar lagi berita berjudul aneh, berjudul “Pj.Penghulu Teluk Nilap Jaya Di Duga Mark up Dana Desa Tahun 2024″. Sepertinya saya sengaja mau dibenturkan dengan mantan Pj Penghulu Teluk Nilap Jaya,” ujarnya.

Diutarakan Sekdes, beberapa awak media tersebut juga memaksa dirinya dengan mencecar berbagai pertanyaan untuk memberikan keterangan tentang kegiatan dana desa tahun 2024 termasuk program ketahanan pangan.

“Saya diminta memberikan keterangan dana desa tahun 2024 termasuk ketahanan pangan, saya bilang itu bukan ranah saya, sebab saya menjabat baru satu Minggu setelah Sertijab Pj Penghulu lama, Arpan SPd dengan Pj Datin Penghulu Teluk Nilap Jaya yang baru, Ivoliana Sari,” ujarnya.

Sekdes juga menyampaikan permohonan maaf kepada mantan Pj Penghulu Teluk Nilap Jaya, Arpan SPd atas adanya pemberitaan dana desa 2024 yang diterbitkan media online tersebut.

“Itu berita keliru, saya tidak pernah memberikan keterangan seperti yang ditulis media itu tentang Dana Desa 2024 fiktif dan Mantan Pj Penghulu Mark-up anggaran, untuk itu saya mohon maaf kepada pak Arpan dan keluarga besar, sekali lagi saya sampaikan bahwa saya tidak pernah memberikan statement kepada wartawan tantang Dana Desa Tahun 2024 karena itu bukan ranah saya,” pungkasnya. (Zul)

About Jun

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *