
Camat dan DPRD Akan Perjuangkan Lewat Anggaran Pusat
KUANSING (pekanbarupos.co)–Warga Kelurahan Beringin Jaya Kecamatan Sentajo Raya, mengeluhkan kondisi jalan dan jembatan yang rusak.
Jembatan yang terletak di Kelurahan Beringin Jaya menuju Desa Muara Langsat kondisinya memprihatinkan. Lantai jembatan masih terbuat dari kayu seadanya yang melintasi sungai dengan lebar delapan meter.
Menyikapi hal itu, Camat Sentajo Raya Hevi H Antoni bersama Anggota DPRD Kuansing Syafril ST dari Fraksi PKS langsung melakukan peninjauan, Rabu (11/6/25)
“Saya mendapatkan laporan masyarakat, dan Insya Allah jika tidak ada halangan tahun ini kita bangun lewat dana dari Pemerintah Pusat,” kata Syafril yang juga dikenal sebagai Ustadz itu.
Dikatakan Syafril, pihaknya akan koordinasi terlebih dahulu dengan Kementrian Pekerjaan Umum (PU) atau perwakilannya di Riau.
“Jika nanti disetujui, maka Insya Allah tahun ini jembatan permanen akan kita bangun untuk membantu kelancaran transportasi warga antar desa,” urai Ustadz Syafril.
Menyikapi hal itu, Camat Sentajo Raya, Hevi H Antoni di dampingi Lurah Beringin Jaya, Winda Risman serta puluhan warga berterima kasih atas gerak cepat anggota DPRD Kuansing Syafril ST.
“Kami sangat berharap pembangunan jembatan ini segera dibangun,” ujar warga Beringin Jaya Toha.
Masih kata Toha, ia mewakili warga juga mengucapkan terima kasih atas gerak cepat Bupati Kuansing Dr H Suhardiman Amby yang diwakili Camat Sentajo Raya. Pasalnya jalan yang rusak ini merupakan akses utama warga.
“Jalan ini urat nadi perekonomian masyarakat. Jadi kami berharap bisa terealisasi secepatnya,” ujar Toha lagi.
Sementara Anggota DPRD Kuansing, Syafril ST menjelaskan jika usulan ini diajukan melalui anggota DPR RI, Dr H Syahrul Aidi Maazat.
“Mudah mudahan beliau berkenan dan jembatan ini bisa dibangun secepatnya,” tutup Syafril.
Seperti diketahui, jembatan yang terletak di Kelurahan Beringin Jaya menuju Desa Muara Langsat terbuat dari kayu seadanya dan melintasi sungai dengan lebar delapan meter.
Masyarakat juga membuat bantalan semen di dasar sungai untuk akses mobil angkutan buah sawit. Namun jika kondisi air sungai meluap, maka mobil tak bisa lewat, dan jembatan pun terancam hanyut.(cil)
Pekanbaru Pos Riau