RIMBAMELINTANG (pekanbarupos.co) – Pemukiman warga RT 03, Jalan H Solam, Kepenguluan Jumrah, Kecamatan Rimba Melintang terancam abrasi. Pasalnya, sejak dua hari terakhir kondisi retakan di sekitar pinggiran sungai semakin parah.
Sekdes Jumrah, Bambang bersama Pj Penghulu Jumrah Azizul menyebutkan, bahwa kondisi keretakan pada sekitar pinggiran Sungai Rokan dan badan jalan kini semakin memburuk.
Kurang lebih 40 KK, masyarakat yang bermukim di sepanjang Jalan H Solam itu khawatir kondisi retakan semakin buruk hingga berakhir pada abrasi. “Saat ini warga terdampak langsung sebanyak tiga kepala keluarga dan telah mengungsi ke rumah keluarganya masing-masing,” kata Bambang, Rabu (9/7/25).
Mengingat kondisi retakan pada jalan juga terjadi, pihak kepenguluan mengimbau kepada pengusaha setempat untuk sementara waktu tidak menggunakan akses jalan H Solam dengan kendaraan bermuatan berat yang melebihi tonase. Agar tidak memperburuk kondisi retakan.
Kondisi ini terjadi sejak dua hari lalu, terjadi retakan hingga keadaan tanah terbelah, bahkan aspal jalan juga retak. Dikhawatirkan kondisi ini akan semakin parah. Maka diminta kepada masyarakat sekitar untuk waspada dan berhati-hati.
“Kami sudah menyurati BPBD, PUPR melalui Bupati Rohil. Kita juga sudah membuat spanduk himbauan, terkhusus kepada kendaraan bermuatan berat dilarang melintas supaya kondisinya tidak semakin buruk,” ujar Bambang.
Pihaknya meminta kepada pemerintah Kabupaten Rokan Hilir mengambil langkah cepat atau darurat, supaya kondisi kerusakan badan badan jalan maupun retakan pada pinggiran Sungai Rokan ini dapat segera diatasi.
“Kita belum buat posko pengungsian, karena masyarakat sudah mengungsi ke rumah kerabatnya masing-masing. Kita khawatir nanti kondisi ini semakin parah, karena di dalamnya juga ada SMPN 2,” pungkasnya. (iin)
Pekanbaru Pos Riau