Rabu , 15 April 2026
Bupati Inhu dan Wabup serta warga mancing ikan di Destinasi Wisata Danau Meduyan.

Meduyan Mancing, Bupati Inhu Imbau Warga Tidak Meracun dan Setrum Ikan

RENGAT (pekanbarupos.co) – Bupati Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), Ade Agus Hartanto S.Sos MSI menegaskan bahwa, tidak ada lagi menangkap ikan dengan cara meracun hingga setrum.

Karena menangkap ikan dengan cara meracun hingga setrum, akan menggangu ekosistem yang ada di sungai atau danau. Bahkan, kegiatan tersebut akan membunuh ikan, mulai telur hingga ikan ada di sungai atau danau.

“Penangkapan ikan dengan menggunakan bahan berbahaya dan beracun merupakan tindak pidana atau illegal fishing,” ujar Bupati Inhu, Ade Agus Hartanto pada acara Meduyan Mancing di kawasan Danau Meduyan, Desa Kota Lama, Kecamatan Rengat Barat, Ahad (13/7/2025).

Menurut Ade Agus Hartanto, menjagaikan dari kepunahan dan menjaga lingkungan disekitarnya sangat penting. Karena, ikan dan lingkungan sekitarnya merupakan bagian dari kehidupan manusia.

Tidak itu saja, Kapolda Riau sudah menegaskan bahwa, perbuatan meracun ikan dan merusak lingkungan akan ditindak tegas sesuai undang-undang yang berlaku. “Makanya, melalui loba memancing ikan ini, mari sama-sama kita budayakan menjaga lingkungan dan ikan,” ajak Bupati.

Bupati juga menyampaikan dukungan penuh Pemkab Inhu terhadap pengembangan potensi wisata Danau Meduyan. Ia berkomitmen untuk mengalokasikan anggaran yang lebih maksimal di tahun mendatang.

“Banyak potensi wisata di sini, termasuk makam para raja yang bersebelahan dengan danau Menduyan,” sambungnya.

Dalam pada itu, antusias warga sangat tinggi, terlihat dari ramainya peserta yang memenuhi area danau. Peserta tidak saja dari Inhu tetapi juga berasal dari kabupaten lain di Provinsi Riau.

Ada tiga kategori diperlombakan dalam kegiatan itu, yakni, casting, dasaran dan tegek. Pada lomba memancing tersebut juga tampak hadir, Wakil Bupati Inhu, Pj Sekda, Wakil Ketua DPRD Inhu, sejumlah anggota DPRD Inhu, serta Ketua TP PKK Kabupaten Inhu. San

 

 

About junaidi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *