Kamis , 30 April 2026

Dikepung Api Karhutla dan Asap Tebal, Rumah Terbakar, Warga Mengungsi

KUBA (pekanbarupos.co) – Kebakaran hebat terus melanda wilayah Dusun Mekar Jaya, Kepenghuluan Rantau Panjang Kiri, Kecamatan Kubu Babussalam, Kabupaten Rokan Hilir, Riau.

Tim gabungan dari TNI-Polri, Manggala Agni, BPBD, Pemerintah Kecamatan dan pemerintah Kepenghuluan terus berjuang di lokasi melakukan pemadaman api. Dilokasi juga terlihat Dansatgas Brimob Polda Riau, Kombes Pol Ketut Gede Adi Wibawa.

Mobil Damkar Pemda Rohil dan Mobil Water Cannon milik Brimob Polda Riau juga sudah diturunkan di lokasi kebakaran. Tiupan angin yang sangat kencang membuat kobaran api sulit dipadamkan.

Akibat kobaran api yang terus meluas membuat satu rumah warga yang berada di pinggiran Jalan Lintas Kubu ludes terbakar, sementara sebagian masyarakat sudah ada yang mengungsi akibat asap tebal di pemukiman warga.

Salah seorang warga KM 41, Desa Sungai Majo bernama Joni Simanjuntak mengaku, saat ini masyarakat sudah sulit bernafas karena asap sangat tebal di pemukiman warga. “Seperti kekurangan oksigen, susah bernafas, terparah asap ini dua hari terkahir,” kata Joni Simanjuntak kepada Wartawan, Minggu (20/7/2025).

Lanjut Joni, saat ini warga yang ada disekitar simpang PT Jatim, sudah banyak yang mengungsi ketempat sanak famili mereka yang jauh dari paparan asap karena tak tahan menghirup asap pekat.

“Saya saja sudah mengungsi, sudah dua hari ini melangsir peralatan rumah ke kediaman orang tua saya dibawa ke- Kelompok Tani, untuk mengungsi sementara,” ujarnya.

Akibat dampak bencana kebakaran yang menimbulkan asap tebal di wilayah Rokan Hilir khusunya di Kecamatan Kubu Babussalam membuat masyarakat sulit beraktifitas dan terancam dalam ekonomi. masyarakat disana berharap agar kiranya ada perhatian penuh dari Pemkab Rohil berupa bantuan berupa sembako.

“Sudah hampir empat hari ini kami tidak tentu mencari nafkah, apalagi dua hari terkahir paparan asap akibat kebakaran lahan ini sangat pekat sekali sehingga susah bernafas. Kami berharap ada bantuan dari pemerintah Rokan Hilir,” katanya.

Sementara itu Pj Datuk Penghulu, Jefrianto mengaku, sampai saat ini tim gabungan TNI-Polri, BPBD, Manggala Agni dan pemerintah Kecamatan dan pemerintah Kepenghuluan terus berjibaku melakukan pemadaman.

“Upaya pemadaman terus kita lakukan, hanya saja, di lokasi angin cukup kencang sehingga api sulit di padamkan, ditambah asap sangat tebal,” akunya.

Penghulu Rantau Panjang Kiri membenarkan adanya satu unit rumah warga yang terbakar akibat Karhutla, sementara penghulu belum mengetahui adanya warga yang sudah mengungsi.

“Benar ada, tapi di daerah Kepenghuluan Teluk Nilap, kalau warga yang sudah mengungsi kami belum dapat informasi,” akunya.

Terpisah Camat Kubu Babussalam, Hasan Usman SPd.MM saat di konfirmasi mengatakan, pihaknya telah mendapat informasi memang benar adanya rumah warga yang terbakar di wilayah Kepenghuluan Teluk Nilap karena Karhutla.

“Informasi dari kawan benar, ada rumah warga yang terbakar, tapi kami belum sempat turun kelapangan, tadi Ke-Polres ada acara apel dan arahan
tentang karhutla, sementara warga yang menguning gemuk terpantau,” pungkasnya. (Zul)

About Jun

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *