Rabu , 14 Januari 2026

Bupati Bistamam Angkat Mesin Penyemprot Nyamuk, Serius Tanggulangi Kasus Malaria di Rokan Hilir

BAGANSIAPIAPI (pekanbarupos.co) – Bupati Rokan Hilir H. Bistamam meninjau langsung lokasi khusus (Lokus) penyebaran penyakit malaria di Jalan Usaha 2 Kelurahan Bagan Barat Kecamatan Bangko Kabupaten Rokan Hilir. Dalam kesempatan itu Bupati Bistamam juga memegang langsung penyemprot nyamuk sebagai bentuk komitmen dan keseriusannya dalam menanggulangi kasus malaria di Kabupaten Rokan Hilir.

Kunjungan Bupati Bistamam yang turut didampingi oleh Sekda Rohil Fauzi Efrizal, M.Si, Kepala BPBD Rohil Syafnurizal, Plt Kepala Dinas Kesehatan Afridah, Camat Bangko Aspri Mulya serta Kepala Puskesmas Bagansiapiapi dr. Romi Cahyadi juga berkesempatan untuk mengunjungi salah satu warga yang terserang penyakit malaria.

Bupati beserta rombongan juga membagikan kelambu anti nyamuk dan sembako kepada warga yang terdampak penyakit malaria. Selain juga tampak personil BPBD Rohil tengah memasang kawat nyamuk di ventilasi rumah warga yang terdampak penyakit malaria untuk mencegah serangan nyamuk malaria.

Bupati Rokan Hilir H. Bistamam mengatakan kunjungan ini dilakukan untuk melihat secara langsung daerah yang terdampak kasus malaria. Bupati juga ingin memastikan warga yang terserang malaria dapat penanganan yang serius serta dalam kondisi baik.

“Kami datang kesini untuk melihat keadaan dan situasi daerah yang terdampak kasus malaria, Alhamdulillah penanggulangan terus dilakukan, warga yang terkena malaria juga mendapat penanganan dari petugas kesehatan. Pesan kami agar pasien mengikuti arahan dokter, minum obat selama 14 hari secara terus agar sehat dan kedatangan kami ini juga sekaligus menanggulangi agar kasus malaria yang ada di Rohil bisa menurun,” katanya.

Orang nomor 1 di Rohil itu menerangkan bahwa wilayah Rohil berada di wilayah pesisir dengan kondisi alam yang berbeda, seperti adanya kejadian pasang air laut yang menyebabkan genangan air tempat berkembang biak nyamuk.

“Daerah kita Rohil ini ada uniknya karena daerah berada di wilayah pesisir, hadi daerah pesisir ini ada kejadian pasang air laut yang melimpah ke darat, disitu lah timbulnya bekas lubang tempat bersarangnya jentik nyamuk yang akan menyerang kesehatan warga kita,” jelasnya.

Pemerintah Daerah akan terus berupaya untuk menanggulangi penyebaran kasus malaria. Sebelumnya jumlah penyebaran kasus malaria cukup tinggi namun saat ini sudah bisa ditekan.

“Kami akan berusaha semaksimal untuk menanggulangi kasus malaria ini, Alhamdulillah jika dibandingkan dengan kondisi kemaren dari sekarang, sudah ada penurunan, upaya ini akan terus kami lakukan,” tegas Bupati.

Untuk itu Bupati Bistamam mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan serta menghidupkan kegiatan gotong royong bersama. Hal ini dilakukan agar tercipta lingkungan bersih yang dapat mencegah bersarangnya nyamuk malaria.

“Himbauan kami ke masyarakat agar menjaga kebersihan pekarangan masing masing dan adakan gotong royong setiap Minggu. kalo ada sampah buang ke tempatnya, kesadaran masyarakat sangat penting disisi lain juga usaha kami pemerintah untuk terus mengentaskan kasus malaria ini,” ujarnya.

Seorang Warga yang terdampak kasus malaria Yanti mengucapkan terimakasih atas tinjauan Bupati Rohil bersama instansi terkait dalam menanggulangi kasus malaria di wilayahnya.

“Kami warga setempat mengucapkan terimakasih kepada bapak bupati yang telah menyempatkan diri meninjau wilayah kami yang terdampak kasus malaria. Tadi juga diserahkan bantuan kelambu dan sembako serta pemasangan kawat anti nyamuk dan fogging dirumah kami, mudah mudahan kedepan tidak ada lagi kasus malaria disini,” ucapnya. (Adi).

About Jun

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *