Jumat , 13 Februari 2026
Foto Ppco : Inspektor konsultan pengawas, Wan Eri ST, manager pelaksana saat di lokasi pengerjaan proyek beton rigid jalan jendral Sudirman, Kecamatan Kubu Babussalam.

PPTK dan Konsultan Pastikan Pembesian Proyek Senilai Rp 26,5 M di Kuba Sudah Sesuai Perencanaan

KUBA (pekanbarupos.co) – Pemberitaan disalah satu media Online yang menuding pembesian proyek beton rigid dengan nilai kontrak Rp 26.5 M dikerjakan PT Tirta Marga Jaya Beton tidak sesuai standar mendapat tanggapan serius dari Dinas PUTR dan Konsultan Pengawas.

Dalam kritikan itu mengatakan pemasangan “besi tulang (Galang red) dinilai tidak sesuai standar dan panah merah pada besi tulang seharusnya dipasang kabel ties agar menyatu dengan wiremesh,” sangat keliru.

Inspektor Konsultan pengawas pembangunan beton rigid Jalan Jendral Sudirman, Kecamatan Kubu Babussalam, Kabupaten Rokan Hilir, Wan Eri ST menegaskan pembesian proyek beton rigid proyek Jalan Jendral Sudirman sudah sesuai dengan perencanaan.

Wan Eri saat ditemui Wartawan Pekanbarupos.co/ Posmetro Rohil, Senin (8/9/2025) di lokasi pengerjaan proyek beton rigid Jalan Jendral Sudirman membantah tudingan pembesian protek tersebut tidak sesuai standar.

“Kita mengklarifikasi dari apa yang diberitakan itu, jelas itu tidak benar. Besi yang di unggah dalam poto pemberitaan itu belum siap. Belum dipasang besi Galang karena belum masuk pengecoran. Kita juga tidak menggunakan kabel ties, tapi menggunakan kawat beton,” ujarnya

Lanjut Wan Eri, selaku inspektor, terkait pemberian baik itu penulangan tunggal, wiremesh, bangku, doel dan besi tie bar serta lapisan penutup Pipa PVC 1.5 semua sudah dilakukan sesuai dalam kontrak perencanaan.

“Didalam perencanaan juga tidak ada menggunakan kabel ties, tapi menggunakan kawat beton, kami selaku konsultan pengawas, semua pelaksanaan pembesian sudah sesuai dengan kontrak, jadi pemberitaan disalah satu media itu tidak benar,” bantahnya.

Dalam pengawasan sendiri tambah Wak Eri, baik di rigid, progress pengerjaan sudah hampir satu kilo, dan Lantai kerja (LC) sudah hampir satu kilo lebih zig-zag.

“Sesuai dengan kontrak per tanggal 15 Juli, kita selalu aktif dilapangan, baik saya selalu inspektor, HSE, K3, rekanan kontraktor selaku manager pelaksana, personil kontraktor dilapangan, semua sudah dikerjakan sesuai dengan kontrak,” ujarnya.

Sementara itu, Dinas PUTR Rokan Hilir melalui PPTK proyek pembangunan beton Rigid Jalan Jendral Sudirman, Kubu Babussalam, Ferry Kurniawan ST mengatakan, pihaknya selalu mengawasi dan memantau setiap tahapan pengerjaan proyek beton rigid tersebut.

“Lebih tepatnya bukan besi tulang atau Galang, tapi Tie Bar, besi poto yang dipublikasikan itu belum siap, karena belum ada pengecoran. Jalan yang sudah dilakukan pengecoran semua besi tie bar sudah terpasang, dalam pembangunan proyek beton rigid itu tidak menggunakan kabel ties, tapi kawat beton,” akunya.

Ia mengatakan, pihaknya secara aktif melakukan pengawasan dalam pengerjaan proyek tersebut dengan tujuan, agar realisasi pengerjaan proyek tersebut benar-benar sesuai dengan perencanaan dan mutu dari pembangunan bisa sesuai harapan masyarakat.

“Kita tidak berani main-main, konsultan pengawas juga secara aktif di lapangan setiap ada pengerjaan,” pungkasnya. (Zul)

About Jun

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *